Bintang Manchester United, Amad, tampil impresif selama 45 menit pertama ketika Pantai Gading melaju mulus melewati Curacao untuk memastikan tempat mereka di babak selanjutnya Piala Dunia 2026.
Setelah mengalami kekalahan menyakitkan dari Jerman pada laga sebelumnya, Pantai Gading menghadapi pertandingan terakhir fase grup melawan Curacao dengan tekad kuat untuk meraih kemenangan.
Butuh waktu hanya tujuh menit bagi Nicolas Pepe untuk membuka keunggulan, mantan pemain Arsenal itu menuntaskan umpan silang brilian dari pemain sayap lincah, Yan Diomande.
Selama sebagian besar pertandingan, Pantai Gading mendominasi jalannya permainan, namun Curacao menunjukkan ketangguhan dengan membatasi skor hanya satu gol. Amad menjadi ancaman konstan di sisi kanan, sementara Diomande memberikan dampak serupa di sisi seberang.
Namun, Curacao tidak mampu menghentikan Pepe yang mencetak gol keduanya sesaat setelah satu jam pertandingan berjalan. Pepe menerima umpan terobosan luar biasa dari Ibrahima Sangare, mengontrol bola dengan sempurna sebelum melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dihentikan kiper.
Amad digantikan oleh gelandang Christ Inao Oulai saat jeda babak pertama.
Selama berada di lapangan, Amad melepaskan tiga tembakan ke arah kiper Curacao, Eloy Room.
Penyerang muda itu memanfaatkan bola dengan efektif, berhasil menyelesaikan 21 dari 22 operan yang dicobanya dengan tingkat akurasi 95%. Semua operan yang diarahkan ke area pertahanan lawan mencapai sasaran dengan tepat.
Ia mencatat 35 sentuhan bola dan sukses dalam satu-satunya upaya dribel yang dilakukannya. Selain itu, pemain United tersebut juga membuat dua pelanggaran dan mencatat sembilan kali membawa bola.
Seperti biasanya, Amad juga tampil solid dalam bertahan. Ia memenangkan dua tekel yang ia lakukan dan mencatat dua kali jumlah pemulihan bola.
Amad terlibat dalam delapan duel tanah dan berhasil memenangkan lima di antaranya.
(Statistik diperoleh dari Sofascore)
Penampilan selama 45 menit tersebut menjadi pertunjukan yang sangat menggembirakan dari pemain United, dengan pergantian dirinya di jeda kemungkinan merupakan keputusan taktis untuk menjaga kebugaran menjelang babak gugur, di mana ia hampir pasti akan menjadi bagian penting bagi skuad Gajah Afrika.