Penyerang Chelsea, Cole Palmer, menegaskan bahwa ia tidak terlalu memikirkan keputusan untuk tidak memasukkannya ke dalam skuad Inggris di Piala Dunia, dan menyatakan harapannya agar tim asuhan Thomas Tuchel dapat melaju hingga akhir turnamen, sementara dirinya beristirahat menyambut musim baru Liga Premier.
Meskipun menjalani musim yang kurang memuaskan dan diganggu cedera, Palmer menjadi topik kontroversial setelah tidak dipilih oleh Tuchel untuk ikut dalam skuad perjalanan ke Piala Dunia. Pemain seperti Morgan Rogers, Noni Madueke, dan Jude Bellingham menjadi pilihan utama sang pelatih.
Perdebatan semakin memanas setelah hasil imbang tanpa gol antara Inggris dan Ghana minggu ini, dengan sejumlah pengamat berpendapat bahwa Palmer bisa saja menjadi pemain yang mampu menembus pertahanan solid tim berjuluk Black Stars tersebut.
Namun di tengah perdebatan itu, Palmer sendiri tetap tenang atas keputusan Tuchel dan menyampaikan dukungannya agar rekan-rekannya dapat membawa pulang trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1966.
“Musim ini memang bukan yang terbaik, tapi begitulah adanya,” ujarnya kepada majalah i-D.
“Saya tidak akan menangisi keputusan yang tidak bisa diubah, dan saya berharap para pemain bisa melaju sampai akhir.
“Kalau saya sedang tidak ada kegiatan, tentu saya akan menonton pertandingannya.”
Palmer diketahui sedang berlibur di Ibiza untuk mengisi ulang energi sebelum menghadapi musim yang diyakini akan kembali intens bersama pelatih baru Chelsea, Xabi Alonso.
Pemain berusia muda itu yakin dirinya bisa kembali ke performa terbaik di bawah arahan manajer anyar tersebut.
Ia melanjutkan: “Saya akan bersantai musim panas ini, beristirahat untuk pertama kalinya dalam tiga atau empat tahun terakhir, sebelum kembali melakukan hal yang saya cintai.
“Sepak bola hanyalah tentang menemukan momen-momen penting. Kamu bisa tampil luar biasa di satu pertandingan dan tidak di pertandingan berikutnya, dan orang-orang akan langsung menilai. Begitulah cara kerja dunia sepak bola.”