TRIBUNBEKASI.COM- Nama Bupati Gowa Husniah Talenrang sedang ramai dibicarakan. Pasalnya, Husniah Talenrang dirumorkan menjalin hubungan dengan pria lain alias selingkuh.
Rumor ini bahkan sudah berkembang hingga DPRD Gowa menggelar hak angket.
Dalam sidang, ada banyak saksi yang sudah dihadirkan. Merespons hal itu, Bupati Gowa Husniah Talenrang akhirnya angkat bicara.
Dia bicara terkait rumor dugaan perselingkuhan yang mencuat dalam sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa.
Dalam sidang yang digelar di Kantor DPRD Gowa, Rabu (24/6/2026), salah satu saksi, Zaenal, mengaku melakukan penelusuran terkait dugaan hubungan khusus Husniah dengan seorang pria bernama Basri Kajang.
Zaenal mengklaim sempat mengikuti mobil Bupati Gowa, memperoleh video yang disebut sebagai awal kedekatan keduanya, hingga menerima informasi mengenai dugaan adanya skandal di rumah jabatan bupati.
Ia juga mengaku pernah bertemu Husniah di sebuah warung kopi untuk meminta agar mengubah sikap demi menjaga nama baik Kabupaten Gowa. Dalam pertemuan itu, Zaenal mengaku diminta bergabung mendukung pemerintahan, namun menolaknya.
Menanggapi berbagai kesaksian tersebut, Husniah Talenrang membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Ia menegaskan menghormati pelaksanaan hak angket DPRD, namun menilai pembahasan yang menyentuh ranah pribadi tidak seharusnya menjadi materi pansus karena tidak berkaitan dengan kebijakan pemerintahan dikutip dari tribunmakasar
"Tentunya tidak benar. Saya siap, kalau memang ada bukti silakan bawa ke saya dan buktikan," kata Husniah.
Ia juga membantah keterangan Zaenal yang menyebut dirinya beberapa kali bertemu dengannya. Menurut Husniah, pertemuan hanya terjadi dua kali, yakni di warung kopi dan saat acara buka puasa bersama media di rumah jabatan.
Husniah menegaskan tetap fokus menjalankan pemerintahan di tengah polemik yang berkembang. Ia juga mengungkapkan telah didampingi tim kuasa hukum dan tengah menyiapkan langkah hukum untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.