TRIBUNTRENDS.COM - Bali kembali menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut gelaran pesta bola dunia 2026.
Hingga 22 Juni 2026, tercatat sebanyak 201 lokasi nonton bareng (nobar) resmi telah terdaftar dan tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Pulau Dewata.
Ratusan titik nobar ini menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk menikmati pertandingan sepak bola terbesar di dunia.
Baca juga: Prediksi Line Up Timnas Argentina Melawan Yordania, Ada Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di Bali
Dikutip dari akun Instagram @tvribali yang diposting pada 25 Juni 2926, dari seluruh wilayah di Bali, Kabupaten Badung menjadi daerah dengan jumlah titik nobar terbanyak, yaitu 132 lokasi.
Angka ini jauh melampaui wilayah lainnya dan menunjukkan tingginya aktivitas serta fasilitas hiburan di kawasan tersebut.
Di posisi berikutnya, Kota Denpasar mencatat 40 titik nobar yang tersebar di berbagai area.
Sementara itu, Kabupaten Gianyar memiliki 12 lokasi.
Adapun Kabupaten Klungkung, Bangli, dan Buleleng masing-masing menyediakan empat titik nobar.
Kabupaten Tabanan dan Karangasem memiliki dua lokasi, sedangkan Kabupaten Jembrana menjadi daerah dengan jumlah paling sedikit, yakni satu titik nobar.
Baca juga: Sorak Lokal Selebrasi Lokal 2026 Ajak Masyarakat Dukung Tim Favorit di Piala Dunia
Masyarakat diajak untuk mencari lokasi nobar terdekat dan ikut meramaikan suasana.
Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi ajang kebersamaan dan solidaritas antarpendukung tim nasional dari berbagai negara.
Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui siaran TVRI Nasional dan TVRI Sport, sehingga masyarakat tetap memiliki akses luas untuk mengikuti jalannya turnamen.
Data sebaran 201 titik nobar tersebut merupakan pembaruan per 22 Juni 2026.
Jumlah ini masih bisa bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat Bali dalam menggelar acara nonton bareng selama turnamen berlangsung.
Baca juga: Nobar Piala Dunia 2026 di Kafe Bali Harga Murah, Jadwal Nonton Bareng dari Portugal VS Uzbekistan
Pesta bola 2026 yang diikuti 48 negara menghadirkan format baru, di mana delapan tim peringkat ketiga terbaik dari 12 grup berhak melaju ke babak 32 besar.
Dalam klasemen sementara peringkat ketiga terbaik, Swedia berada di posisi teratas dengan empat poin dan selisih gol nol.
Di bawahnya ada Ekuador yang juga mengoleksi empat poin dengan selisih gol yang sama.
Bosnia dan Herzegovina menempati posisi ketiga dengan empat poin namun selisih gol minus satu.
Sementara itu, Paraguay berada di posisi keempat setelah bermain imbang 0-0 melawan Australia, sehingga mengoleksi empat poin dengan selisih gol minus dua.
Meski berada di zona delapan besar sementara, posisi Paraguay belum sepenuhnya aman.
Mereka masih bisa tergeser jika Aljazair meraih hasil positif pada laga terakhir Grup J.
(TribunTrends/Talitha)