Perpustakaan Soetta Tegal Kini Buka Setiap Minggu, Jadi Destinasi Wisata Literasi Keluarga
deni setiawan June 26, 2026 03:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kabar gembira bagi pemustaka kembali hadir setelah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tegal membuka kunjungan Perpustakaan Soekarno-Hatta (Soetta) setiap Minggu, mulai 21 Juni 2026.

Layanan Perpustakaan Soetta pada Minggu ini dimotori oleh relawan literasi yang telah mendapat pembekalan teknis dari pustakawan Disperpusip Kabupaten Tegal. 

Ada sekira 38 pemustaka mengakses layanan perdana di akhir pekan ini. 

Mereka terdiri dari unsur keluarga, mahasiswa, anak-anak, dan remaja. 

Baca juga: Bupati Ischak Rombak 7 Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Tegal, Berikut Daftarnya

Plt Kepala Disperpusip Kabupaten Tegal, Hari Nugroho menuturkan, kehadiran tenaga relawan pegiat literasi ini menjadi energi baru untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan tingkat kegemaran membaca masyarakat yang skornya terus menurun.

“Kami ditarget untuk meningkatkan IPLM Kabupaten Tegal pada 2025 skornya terendah ketiga di Jawa Tengah."

"Salah satu komponen utama pembentuknya adalah tingkat kunjungan masyarakat ke perpustakaan,” jelas Hari Nugroho. 

Pembukaan layanan setiap Minggu ini dimaksudkan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang kesulitan berkunjung di hari kerja dan jam sekolah, termasuk kegiatan komunitas yang membutuhkan ruang untuk beraktivitas di akhir pekan.

“Minggu adalah waktu ideal bagi keluarga berekreasi, saat orangtua libur kerja dan anak libur sekolah."

"Nah, perpustakaan kami buka untuk mengakomodir mereka yang ingin berwisata literasi, wisata edukasi di akhir pekan."

"Selain juga teman-teman komunitas warga yang membutuhkan ruang untuk berdikusi maupun workshop,” ungkap Hari.

Kolaborasi dengan relawan merupakan wujud nyata masih adanya nilai dan semangat gotong-royong di tengah kehidupan masyarakat modern. 

“Negara memfasilitasi infrastrukturnya dan masyarakat melalui komunitas literasi bergerak bersama mengelolanya,” tegas Hari. 

• DPRD Apresiasi Pemkab Tegal Kembali Raih Opini WTP, Ingatkan APBD Berdampak Nyata bagi Rakyat

Desy Mu’jizati, relawan Hebat Community asal Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru senang terlibat dalam kegiatan relawan literasi mengingat dia juga aktif menggerakkan minat dan budaya baca warga di lingkungan tempat tinggalnya melalui taman baca masyarakat.

“Senang rasanya bisa bertugas di sini. Kalau di rumah yang kami layani warga lokal, kalau di sini pemustakanya lebih luas dan beragam."

"Semoga program layanan perpustakaan buka setiap Minggu ini terus berlanjut dan kami siap membantu,” kata Desy.

Sementara itu, Adi Purnomo, pemustaka asal Banjaran Adiwerna senang bisa mengajak keluarganya berkunjung ke Perpustakaan Soetta. 

Dia pun mengajak istri dan dua anaknya yang masih SD membaca koleksi buku di lantai dasar.

“Saat ada kesempatan, kami sering ajak anak-anak datang ke perpustakaan agar kebiasaan membacanya tidak hilang."

"Kalau di sini tentu ada suasana yang berbeda dibandingkan di rumah atau sekolah, jadi anak-anak tidak bosan,” imbuh Adi. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.