TRIBUNSTYLE.COM - Di tengah deretan bangunan bersejarah Pasar Johar Semarang, hadir sebuah destinasi kuliner baru yang berhasil mencuri perhatian masyarakat.
Toko Kue Gambang menjadi salah satu hidden gem yang kini ramai diperbincangkan setelah mengangkat kembali roti gambang atau yang lebih dikenal masyarakat Semarang sebagai ganjel rel dalam konsep yang lebih modern.
Kehadirannya tidak hanya menawarkan cita rasa klasik, tetapi juga menghadirkan pengalaman menikmati kuliner tradisional di tempat yang estetik dan nyaman.
Baca juga: ARJA Cafe & Bakery Colomadu Karanganyar, Kafe Estetik dengan Aroma Roti Hangat dan Kolam Renang
Popularitas Toko Kue Gambang semakin meningkat setelah diulas dalam unggahan Instagram Tribun Travel. Dalam video tersebut, tempat ini diperkenalkan sebagai salah satu destinasi kuliner yang wajib disambangi saat menjelajahi kawasan Kota Lama hingga Pasar Johar.
Berlokasi di Pasar Johar Utara, Jalan KH Agus Salim, Kauman, Semarang Tengah, toko ini menjadi warna baru bagi kawasan yang selama ini dikenal sebagai pusat perdagangan sekaligus saksi sejarah perkembangan Kota Semarang.
Berbeda dari toko roti pada umumnya, Toko Kue Gambang mengusung konsep kafe bergaya vintage yang memadukan nuansa klasik dengan sentuhan modern. Interiornya didominasi furnitur kayu, dekorasi bernuansa tempo dulu, serta pencahayaan hangat yang membuat suasana terasa nyaman.
Tak hanya itu, pengunjung juga akan menemukan ornamen alat musik gambang yang dipajang di dalam toko lengkap dengan not angka lagu legendaris "Gambang Semarang", memperkuat identitas budaya lokal yang diusung tempat ini.
Baca juga: Roti Aren Solo Jadi Buruan, Roti Lembut dengan Aroma Gula Aren yang Bikin Ketagihan
Menu utama yang menjadi daya tarik tentu saja adalah roti gambang atau ganjel rel. Kudapan khas Semarang ini telah lama dikenal sebagai roti tradisional yang memiliki bentuk memanjang dengan tekstur padat.
Cita rasanya berasal dari perpaduan gula aren, kayu manis, dan rempah-rempah yang menghasilkan aroma khas serta rasa manis yang tidak berlebihan. Dahulu, roti ini identik dengan jajanan pasar dan sering dijadikan teman minum teh atau kopi.
Kini, Toko Kue Gambang menghadirkan inovasi baru tanpa menghilangkan cita rasa aslinya. Setiap pembelian satu potong roti gambang disajikan dengan tambahan topping butter secara gratis.
Perpaduan rasa gurih butter dengan manisnya gula aren menciptakan sensasi baru yang membuat kuliner tradisional ini terasa lebih premium sekaligus mampu menarik minat generasi muda.
Tidak hanya menjadi tempat berburu jajanan khas, Toko Kue Gambang juga menjelma sebagai ruang berkumpul yang nyaman. Banyak pengunjung datang untuk menikmati suasana santai sambil mengabadikan momen di berbagai sudut toko yang instagramable.
Kehadirannya sekaligus menjadi salah satu upaya menghidupkan kembali kawasan Pasar Johar sebagai destinasi wisata kuliner dan ruang publik yang lebih aktif.
Roti gambang sendiri memiliki sejarah panjang sebagai warisan kuliner era kolonial. Di Semarang, roti ini lebih akrab disebut ganjel rel karena bentuknya yang menyerupai bantalan rel kereta api.
Seiring perkembangan zaman, keberadaan roti tradisional ini mulai berkurang sehingga berbagai inovasi diperlukan agar tetap dikenal oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
Langkah yang dilakukan Toko Kue Gambang menjadi contoh bagaimana makanan tradisional dapat dikemas lebih menarik tanpa meninggalkan identitas aslinya.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Semarang, Toko Kue Gambang bisa menjadi destinasi singkat untuk menikmati cita rasa khas kota ini. Selain mencicipi roti ganjel rel yang telah dimodernisasi.
Pengunjung juga dapat menikmati atmosfer Pasar Johar yang sarat sejarah sekaligus merasakan pengalaman bersantai di kafe dengan nuansa budaya lokal.
Toko ini buka setiap Selasa hingga Minggu mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB, sehingga cocok dijadikan salah satu tujuan wisata kuliner saat menjelajahi pusat Kota Semarang.
(TribunStyle.com /Farah Aulya)