Persiapan Kawasan UMKM Maliosewu Pringsewu Lampung Menyambut Kunjungan Jokowi
Robertus Didik Budiawan Cahyono June 26, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Kawasan UMKM Maliosewu Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung terus mematangkan persiapan menjelang kunjungan Presiden Republik Indonesia ke-7 Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi.

Baca juga: Demi Bertemu Jokowi di Tulangbawang, Warga Rawajitu Rela Kepanasan dan Tunggu Berjam-jam

Kunjungan mantan orang nomor satu Republik Indonesia tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 13.00 WIB.

Persiapan kunjungan Jokowi ditandai dengan apel gabungan yang melibatkan unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan para pelaku UMKM di area Maliosewu, Jumat (26/6/2026). 

Kegiatan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi, keamanan, dan kelancaran agenda kunjungan.

Ketua Maliosewu, Eko Pramana mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana kedatangan Jokowi. 

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap perkembangan UMKM daerah sekaligus memberikan motivasi bagi para pelaku usaha di Kabupaten Pringsewu.

“Kami merasa sangat bersyukur dan bangga. Kunjungan Bapak Joko Widodo merupakan perhatian besar terhadap perkembangan UMKM daerah. Ini menjadi semangat baru bagi para pelaku usaha untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas produknya,” kata Eko.

Saat ini, sekitar 150 UMKM aktif beroperasi di Maliosewu dengan berbagai produk unggulan, seperti kuliner, kerajinan tangan, dan produk kreatif lainnya. 

Para pelaku usaha dijadwalkan menampilkan produk terbaik mereka selama kunjungan berlangsung. Eko berharap kehadiran Jokowi dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi UMKM Pringsewu kepada masyarakat yang lebih luas.

Serta membuka peluang pemasaran yang lebih besar bagi produk lokal. “Kami berharap kunjungan ini dapat meningkatkan daya saing produk UMKM Pringsewu dan memperluas jangkauan pasarnya hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Selain itu, para pelaku UMKM juga berharap dukungan pemerintah terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah terus berlanjut melalui program pendampingan usaha, akses permodalan, pelatihan pemasaran digital, serta perluasan jaringan pemasaran.

“Kami ingin UMKM daerah semakin maju dan mampu bersaing. Semoga perhatian terhadap UMKM tidak hanya berhenti pada kunjungan ini, tetapi juga berlanjut melalui program-program nyata yang mendukung pertumbuhan usaha masyarakat,” pungkas Eko.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.