Inilah 8 Kandidat Direksi PT SPE Lolos Seleksi Administrasi, Kini Masuk Tahap Penentu
Muhammad Ridho June 26, 2026 06:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Seleksi Direktur BUMD Siak, PT Siak Pertambangan Energi (SPE) berlanjut untuk menentukan nahkoda baru periode 2026–2031.

Sebanyak delapan kandidat dinyatakan lulus seleksi administrasi. 

“Delapan kandidat tersebut berhak mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang akan menjadi penentu siapa yang akan memimpin BUMD tersebut untuk masa jabatan lima tahun mendatang,” ujar 

Ketua Panitia Seleksi, Heriyanto, Jumat (25/6/2026).

Pengumuman lulus administrasi itu tertuang dalam surat Nomor 15/PANSEL-UKK-PT.SPE/VI/2026 yang diterbitkan Kamis (25/6/2026). Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Panitia Seleksi Nomor 02/KPTS/UKK-SPE/VI/2026 tentang penetapan peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.

Heriyanto, mengatakan seluruh peserta yang dinyatakan lulus telah melalui proses pemeriksaan dokumen sesuai ketentuan yang dipersyaratkan dalam pengumuman seleksi.

“Seleksi administrasi sudah selesai. Jadwal UKK akan kami sampaikan kemudian,” kata Heriyanto. 

Adapun delapan peserta yang lolos seleksi administrasi adalah:

  • Agusrizal,
  • Bambang Cahyadi,
  • Endang Sri Nirwana,
  • Iwan Syahputra,
  • M Syafri,
  • Muhammad Yusuf,
  • Rolis,
  • Syaifuddin.

Baca juga: Pemkab Siak Buka Seleksi Direktur PT SPE, BUMD Bergerak di Bidang Pertambangan dan Energi

Panitia menegaskan daftar tersebut disusun berdasarkan urutan abjad, bukan berdasarkan hasil penilaian.

Menurut Heriyanto, tahapan berikutnya akan menguji kemampuan manajerial, integritas, kepemimpinan, hingga pemahaman peserta terhadap bisnis perusahaan. Dari proses itu nantinya akan dipilih sosok yang dinilai paling layak memimpin PT SPE.

“Kami ingin proses ini menghasilkan direktur yang memiliki kompetensi, integritas, dan visi yang kuat sehingga mampu meningkatkan kinerja perusahaan serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah,” ujarnya.

Seleksi calon Direktur PT SPE dimulai melalui pengumuman pembukaan pendaftaran yang diterbitkan Panitia Seleksi pada pertengahan Juni 2026. Pendaftaran dibuka selama beberapa hari dan diikuti dengan tahapan pemasukan berkas serta verifikasi administrasi. 

Setelah seluruh dokumen diperiksa, panitia menetapkan peserta yang memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan UKK. Tahapan ini menjadi proses paling krusial karena akan menentukan calon yang direkomendasikan kepada Kuasa Pemilik Modal untuk ditetapkan sebagai Direktur PT SPE periode 2026–2031.

Heriyanto memastikan seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan secara terbuka dan mengacu pada prinsip profesionalisme serta tata kelola perusahaan yang baik. Informasi mengenai jadwal, lokasi, dan mekanisme pelaksanaan uji kelayakan akan diumumkan kepada seluruh peserta dalam waktu dekat.

PT SPE merupakan BUMD milik Pemerintah Kabupaten Siak yang bergerak di sektor energi, pertambangan, dan usaha strategis lainnya. Perusahaan ini dibentuk untuk mengelola potensi sumber daya daerah sekaligus menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Selain menjalankan kegiatan bisnis, PT SPE juga diharapkan mampu memperluas investasi, membangun kemitraan dengan pelaku usaha. Kemudian mendukung pembangunan ekonomi Kabupaten Siak melalui pengelolaan usaha yang profesional dan berkelanjutan.

( Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.