TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Puluhan sapi terlihat berkeliaran tanpa pengawasan di sepanjang Jalan Tengku Cik Ditiro, Kelurahan Rimuku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (26/6/2026).
Selain dikeluhkan warga, kondisi tersebut juga dinilai mengganggu keindahan Kota Mamuju sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Barat.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, hewan ternak tersebut terlihat bebas berkeliaran di badan jalan hingga kawasan permukiman warga.
Baca juga: HMI Manakarra Ungkap Dugaan Pungli di Pelabuhan Mamuju
Baca juga: Sapi Berkeliaran Resahkan Warga Pasangkayu, Satpol PP Ngaku Tidak Ada Anggaran Penertiban
Keberadaan sapi-sapi itu mengganggu aktivitas masyarakat dan membahayakan pengguna jalan.
Seorang warga, Saldi, mengaku keberadaan sapi-sapi tersebut sudah cukup lama menjadi keluhan masyarakat.
"Kalau malam hari, sapi-sapi itu selalu mengacak-acak tempat sampah, jadi paginya sampah berserakan di mana-mana," kata Saldi kepada Tribun-Sulbar.com.
Menurutnya, pada siang hari sapi-sapi tersebut juga kerap melintas di badan jalan.
Kondisi itu membuat arus lalu lintas terganggu karena pengendara harus memperlambat laju kendaraan untuk menghindari tabrakan dengan ternak.
Selain menyebabkan gangguan lalu lintas, keberadaan sapi di jalan raya juga dinilai berpotensi memicu kecelakaan.
Terutama pada malam hari ketika jarak pandang pengendara terbatas.
Masyarakat berharap adanya pengawasan lebih ketat agar kondisi serupa tidak terus berulang.
Warga juga meminta pemerintah daerah mengambil langkah tegas untuk menangani keberadaan ternak yang berkeliaran di area publik. (*)