TRIBUNJAMBI.COM - Kementerian Agama (Kemenag) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait klaim bahwa lembaga tersebut mendukung Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjadi calon wakil presiden mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Informasi tersebut ramai beredar melalui sejumlah unggahan media sosial pada pekan pertama Juni 2026. Unggahan itu menampilkan kolase foto Presiden Prabowo Subianto bersama Teddy Indra Wijaya dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Dalam narasi yang disebarkan, Kementerian Agama disebut menyarankan Teddy mendampingi Prabowo pada periode kedua pemerintahan dengan alasan demi kemakmuran negara.
Baca juga: 303 Pekerja Kena PHK di Jambi Selama 2026, Ini Sebaran di 34 Provinsi: Total 23.470 Pekerja
Baca juga: Eks Ketua BEM UGM Buka Alasan Tak Tempuh Jalur Hukum soal Dugaan Alat Pelacak
Kemenag Tegaskan Informasi Tidak Benar
Kementerian Agama memastikan klaim tersebut tidak benar.
Menurut Kemenag, baik institusi maupun Menteri Agama Nasaruddin Umar tidak pernah menyampaikan pernyataan yang berkaitan dengan dukungan terhadap pasangan calon dalam Pilpres 2029.
Kemenag menilai narasi yang beredar merupakan informasi yang tidak sesuai fakta dan berpotensi menyesatkan publik.
Pihak kementerian juga menyebut penyebaran informasi tersebut sebagai bentuk framing yang tidak berdasar.
Masyarakat Diminta Waspadai Hoaks
Kementerian Agama mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Masyarakat juga diminta selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang berkaitan dengan isu politik maupun pernyataan pejabat pemerintah melalui sumber resmi sebelum membagikannya kepada orang lain.
Imbauan tersebut disampaikan mengingat masih banyak beredar informasi yang tidak disertai bukti maupun pernyataan resmi dari pihak terkait, sehingga berpotensi memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.