SURYA.CO.ID, SURABAYA – Manajemen Persebaya Surabaya secara resmi memastikan diri bakal ambil bagian dalam turnamen pramusim bergengsi bertajuk Piala Presiden Super Match 2026 .
Keikutsertaan dalam Piala Presiden Super Match 2026 akan jadi langkah awal mematangkan skuad demi merengkuh trofi juara Liga 1.
Turnamen pramusim ini sekaligus menjadi pembuktian keseriusan Bajol Ijo dalam menatap kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air.
Langkah berani ini diambil manajemen demi memberikan kado terindah bagi para pendukung setia mereka, Bonek Mania, menjelang perayaan satu abad usia klub.
Baca juga: Persebaya Surabaya Jajaki Uji Coba Internasional demi Target Juara
Kabar kepastian keikutsertaan skuad Green Force ini disampaikan langsung Candra Wahyudi, Direktur Operasional Persebaya.
"Piala Presiden, memang kami mendapatkan surat undangan dari PSSI. PSSI merencanakan akan mengadakan Piala Presiden. Dan kami memang memutuskan untuk mengikuti," kata Candra Wahyudi pada media termasuk surya.co.id.
Ajang bergengsi edisi kali ini memang terasa jauh berbeda dari musim-musim sebelumnya lantaran mengalami perubahan format dan nama kompetisi.
Nama Piala Presiden 2026 diperuntukkan untuk tim Liga 4 pemenang Piala Bupati/Wali Kota dan Piala Gubernur.
Untuk itu, pertarungan tim-tim besar di Piala Presiden edisi sebelumnya bergengsi itu berganti nama menjadi Piala Presiden Super Match.
Baca juga: Persebaya Surabaya Targetkan Juara Liga dengan Dukungan 20 Dokter Spesialis
Turnamen itu dipastikan berjalan lebih sengit karena bakal mempertemukan tim-tim besar tanah air dengan kekuatan tangguh asal luar negeri.
Sejumlah klub top seperti Persib Bandung, Johor Darul Ta'zim FC (JDT), Lion City Sailors, Port FC, hingga DPMM FC dipastikan ikut meramaikan persaingan.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI sekaligus Ketua PSSI, Erick Thohir, berharap level kompetisi yang meningkat ini bisa memberikan pengalaman mahal.
"Kami ingin Piala Presiden 2026 menjadi turnamen yang bisa memberikan kesempatan untuk meningkatkan jam terbang pemain sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola nasional yang semakin kuat, kompetitif, dan mampu bersaing di level Asia," terang Erick Thohir tidak lama ini.
Baca juga: Langkah Strategis Persebaya Surabaya demi Ambisi Juara Musim Depan
Bagi tim kebanggaan warga Surabaya, jeda waktu yang cukup panjang menuju kompetisi resmi akan dimanfaatkan secara maksimal oleh jajaran kepelatihan.
"Kami memang punya agenda pramusim, karena liga sendiri baru kick off 4 September," kata Candra Wahyudi.
"Jadi masih ada waktu sekitar 2 bulan, dan tim pelatih memang mau rencanakan beberapa agenda pramusim," tambahnya.
Tidak main-main, manajemen Bajol Ijo bahkan bergerak cepat menjajaki laga uji coba internasional tambahan demi mengasah mental bertanding para pemain.
"Tim liga Indonesia dan luar kami coba jajaki (uji coba) semua," kata Candra Wahyudi.
Agenda uji coba internasional semacam itu bukan hal baru mengingat tahun lalu Persebaya sukses menekuk Football West All Star 2-0 saat melakoni tur pramusim di Australia.
Melalui persiapan matang di Piala Presiden Super Match 2026 dan laga uji coba, manajemen berharap performa tim berada di level tertinggi saat kompetisi dimulai.
"Memang seiring dengan cita-cita dan target kami yang lebih besar tahun ini, semuanya kami perbaiki," pungkas Candra Wahyudi.