Tribunlampung.co.id, Tulangbawang - Ribuan warga memadati Lapangan Etanol Unit 2, Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung demi menyambut kedatangan Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep.
Baca juga: Sambut Jokowi, Kedatun Keagungan Siapkan Penyambutan Adat Lampung dan Hadirkan Ratusan Tokoh
Kehadiran bapak dan anak ini dijadwalkan untuk membuka sekaligus memeriahkan gelaran acara Karnaval Gajah. Pantauan di lokasi, antusiasme masyarakat Tulangbawang sudah memuncak bahkan beberapa jam sebelum acara dimulai.
Sejumlah warga pun mengenakan kaus dan ikat kepala ciri khas pendukung partai PSI. Puluhan bendera partai PSI terpampang di sepanjang jalan di Unit 2. Banner berisikan kata sambutan untuk Jokowi dan Kaesang terpampang di Lapangan Etanol.
Warga dari berbagai penjuru wilayah rela datang lebih awal, menunggu berjam-jam, dan berpanas-panasan di bawah terik matahari sore yang menyengat demi bisa melihat langsung sosok Jokowi dan Kaesang.
Sekitar pukul 17.00 WIB, suasana lapangan langsung pecah menjadi lautan manusia begitu rombongan tiba.
Jokowi yang tampil khas mengenakan kemeja putih lengan panjang dan topi putih, langsung disambut histeris oleh massa yang tumpah ruah.
Setibanya di Lapangan Etanol, Jokowi dan Kaesang langsung membaur dan mengikuti jalannya karnaval.
Iring-iringan tersebut berlangsung sangat meriah dengan menampilkan berbagai atraksi budaya, mulai dari parade ogoh-ogoh, kesenian jaranan, hingga barisan muda-mudi yang tampil anggun mengenakan pakaian adat.
Tidak ketinggalan, sebuah patung gajah besar yang dihiasi logo PSI turut diarak, menambah semarak jalannya karnaval sore itu.
Sembari berjalan kaki bersama rombongan karnaval, Jokowi dan Kaesang dengan ramah meladeni antusiasme warga.
Keduanya sesekali berhenti untuk meladeni ajakan swafoto, berjabat tangan, dan melambaikan tangan menyapa ribuan masyarakat yang terus mengiringi dan memadati sisi kanan serta kiri rute karnaval.
Kerumunan warga tampak saling dorong dan berdesak-desakan demi bisa mendekat ke arah mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Meski raut wajah sebagian warga tampak kelelahan dan berkeringat akibat cuaca panas serta waktu tunggu yang lama, hal itu sama sekali tidak menyurutkan semangat mereka.
Sambil meneriakkan nama Jokowi dan Kaesang, ribuan warga kompak mengangkat ponsel mereka tinggi-tinggi.
Mereka saling berebut ruang di tengah padatnya massa untuk mengabadikan momen langka tersebut lewat foto maupun video.
Suasana keriuhan kian bertambah dengan suara pengumuman dari MC yang menggema di seluruh area lapangan melalui pengeras suara.
Tingginya euforia dan desakan dari masyarakat yang sangat masif ini sempat membuat barisan pengamanan harus bekerja ekstra keras.
Aparat keamanan dan pihak panitia tampak bersiaga ketat membuat pagar betis demi memastikan situasi tetap kondusif di tengah antusiasme warga yang luar biasa.
Kehadiran Jokowi dan Kaesang Pangarep dalam Karnaval Gajah ini tidak hanya menjadi daya tarik utama, tetapi juga sukses menciptakan pesta rakyat yang meriah dan tak terlupakan bagi masyarakat Kabupaten Tulangbawang.
Suasana Lapangan Etanol Unit 2, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang mendadak riuh dan dipadati ribuan warga. Kedatangan mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama sang putra, Kaesang Pangarep, menjadi magnet luar biasa bagi masyarakat setempat yang rela menunggu berjam-jam demi melihat langsung tokoh nasional tersebut.
Beragam cerita menarik, haru, hingga menggelitik datang dari para warga yang memadati lokasi sejak siang hari. Salah satunya datang dari Ibu Khoiriyah, seorang warga asal Menggala.
Ia rela menempuh perjalanan selama satu jam dan tiba di lokasi sejak pukul 15.00 WIB demi bisa bertemu dengan Jokowi dan Kaesang.
Meskipun suasana sangat padat dan berdesak-desakan, Ibu Khoiriyah mengaku sangat bersyukur karena berhasil berjabat tangan langsung dengan Kaesang Pangarep.
Namun, momen berharga tersebut harus dibayar dengan kehilangan telepon genggamnya di tengah kerumunan massa.
"Sudah nunggu dari jam tiga sore, Mas. Alhamdulillah tadi sempat salaman sama Mas Kaesang. Mau foto-foto tidak sempat karena ramai sekali, saya mundur karena takut HP saya sampai hilang ketelingsut di dalam (kerumunan). Tapi tidak apa-apa, yang penting sudah senang bisa ketemu," ujar Ibu Khoiriyah dengan raut wajah campur aduk, Jumat (26/6/2026).
Cerita lain datang dari Ibu Laila, warga dari daerah Merto yang datang ke Lapangan Etanol sembari menggendong anak balitanya. Demi melihat Jokowi, ia sudah berdiri mengantre di lokasi sejak pukul 14.00 WIB.
Kendati demikian, faktor keramaian yang luar biasa membuat Ibu Laila kesulitan untuk melihat wajah mantan Presiden RI tersebut secara jelas dari dekat.
Antusiasme warga Tulangbawang ini menunjukkan betapa besarnya daya tarik serta kerinduan masyarakat daerah terhadap sosok Joko Widodo dan keluarganya.
Walaupun kunjungan berlangsung singkat dan penuh dengan lautan manusia, momen tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi warga Unit 2 dan sekitarnya.
"Saya datang dari jam dua siang bawa anak kecil. Pengennya lihat jelas, tapi karena posisinya ramai sekali dan desak-desakan, ya akhirnya cuma bisa lihat sebentar saja dari jauh. Tapi perasaan ya senang saja Pak Jokowi bisa datang lagi ke Lampung," tutur Ibu Laila. (Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq)