SPMB Makassar 2026: Ribuan Pendaftar Bersaing Masuk SMPN 1, 3 dan 24
Imam Wahyudi June 26, 2026 08:21 PM

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM – Antusiasme masyarakat mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 melalui jalur domisili di Kota Makassar membludak. 

Sejumlah SMP negeri favorit dipadati ribuan pendaftar, meski kuota yang tersedia hanya berkisar 100 hingga 150 kursi.

Berdasarkan data pada laman SPMB Disdik Makassar, Jumat (26/6/2026), UPT SPF SMP Negeri 3 Makassar menjadi sekolah dengan jumlah pendaftar tertinggi. 

Sekolah dengan daya tampung 144 siswa itu mencatat 1.596 pendaftar berkas lengkap.

Di UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar, kuota yang tersedia sebanyak 153 siswa. Namun, jumlah pendaftar mencapai 1.447.

Sementara UPT SPF SMP Negeri 1 Makassar yang memiliki daya tampung 146 siswa menerima 1.407 pendaftar.

Melihat tingginya animo masyarakat, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga sekolah tersebut.

Achi Soleman didampingi Kepala Bidang SMP Andi Akhmad Muhajir.

Ia datang untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan berjalan sesuai ketentuan.

Dalam sidak itu, Achi meninjau langsung ruang pelayanan, proses verifikasi berkas, hingga sistem pemeringkatan calon peserta didik. 

Ia juga berdialog dengan kepala sekolah, operator SPMB, hingga panitia.

Achi mengatakan, proses seleksi jalur domisili berlangsung secara terbuka karena seluruh pemeringkatan dilakukan secara real time melalui sistem.

"Yang pertama adalah tadi kita bisa melihat di smartboard secara real time bahwa pemeringkatan itu berdasarkan jarak. Semua prosesnya transparan dan bisa dilihat langsung," ujarnya.

Menurutnya, membludaknya pendaftar di sejumlah sekolah merupakan konsekuensi dari tingginya kepadatan penduduk di wilayah tersebut sehingga sekolah-sekolah tertentu menjadi tujuan utama masyarakat.

Meski demikian, ia memastikan pemerintah telah menyiapkan solusi melalui kemitraan dengan sekolah swasta agar seluruh anak tetap memperoleh akses pendidikan.

"Daerah yang padat penduduk memang peminatnya cukup banyak. Solusi yang diberikan tahun ini adalah keikutsertaan sekolah swasta untuk mengakomodasi anak-anak kita dan itu tidak berbayar," katanya.

Achi mengapresiasi 67 sekolah swasta yang bersedia bermitra dengan Pemerintah Kota Makassar dalam pelaksanaan SPMB 2026.

Menurutnya, jumlah sekolah swasta yang ikut membantu bahkan lebih banyak dibanding sekolah negeri dalam mengakomodasi peserta didik.

"Tahun ini ada 67 sekolah swasta yang bermitra. Patut kita syukuri dan apresiasi karena mereka juga mengakomodasi anak-anak di daerah blind spot atau yang jarak rumahnya cukup jauh dari sekolah negeri. Pilihan sekolah swasta tersedia pada pilihan keempat maupun kelima," ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut menjadi langkah bersama untuk meningkatkan pemerataan akses dan mutu pendidikan di Kota Makassar.

"Artinya kita ingin mutu dan kualitas pendidikan di Kota Makassar bisa terwujud. Kita bergerak bersama untuk mencerdaskan anak-anak Kota Makassar," katanya.

Achi juga mengumumkan hasil seleksi jalur domisili dapat diakses mulai pukul 00.00 Wita.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus, ia mengimbau agar segera menyiapkan seluruh dokumen untuk proses daftar ulang di sekolah tujuan.

"Siapkan seluruh berkas administrasi seperti akta kelahiran, kartu keluarga, surat keterangan lulus, pasfoto, dan dokumen lainnya agar proses pendaftaran ulang berjalan lancar dan tidak ada kekeliruan," pesannya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.