Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung- Minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMA Negeri 7 Bandar Lampung terus menunjukkan tren yang tinggi setiap tahunnya.
Baca juga: Jadwal Pendaftaran SPMB SMA di Lampung, Simak Jalur dan Syaratnya
Pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027, jumlah pendaftar mencapai 1.089 orang, sementara daya tampung sekolah hanya tersedia untuk 396 siswa.
Kepala SMA Negeri 7 Bandar Lampung, Iryana Febriza Wardhani mengatakan jumlah pendaftar setiap tahun memang jauh melampaui kuota yang ditetapkan pemerintah.
Hal itu menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di sekolah tersebut. "Untuk tahun pelajaran 2026/2027, jumlah pendaftar mencapai 1.089 orang, sedangkan kuota yang tersedia hanya 396 siswa. Daya tampung tersebut disesuaikan dengan jumlah rombongan belajar yang telah ditetapkan pemerintah," ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan SPMB di SMAN 7 Bandar Lampung mengikuti ketentuan pemerintah daerah melalui empat jalur penerimaan, yakni jalur domisili, prestasi, afirmasi, serta mutasi atau perpindahan tugas orang tua.
Pada jalur domisili, seleksi dilakukan berdasarkan nilai rata-rata ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL), jarak tempat tinggal ke sekolah, serta usia pendaftar.
Sementara itu, jalur prestasi terbagi menjadi prestasi akademik dan nonakademik. Prestasi akademik mempertimbangkan rata-rata nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Sedangkan prestasi nonakademik meliputi bidang olahraga, seni, Ketua OSIS, Ketua Pramuka, hingga Tahfidz Al-Qur'an yang dibuktikan melalui sertifikat resmi.
"Seluruh sertifikat yang diajukan peserta terlebih dahulu dikurasi oleh lembaga yang berwenang, kemudian dilakukan verifikasi faktual oleh panitia SPMB SMAN 7 Bandar Lampung sesuai petunjuk teknis yang berlaku," jelasnya.
Untuk jalur afirmasi, kata Iryana, diperuntukkan bagi calon siswa dari keluarga kurang mampu yang memiliki kartu KIP, PKH, atau KKS yang terdata aktif di Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Sedangkan jalur mutasi diperuntukkan bagi peserta didik yang mengikuti perpindahan tugas orang tua dengan dokumen pendukung yang sah.
Ia menegaskan, seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi sesuai prinsip penyelenggaraan SPMB.
"Tidak ada kuota khusus di luar ketentuan. Seluruh proses berjalan sesuai juknis yang telah ditetapkan pemerintah," katanya.
Menurut Iryana, tingginya animo masyarakat tidak terlepas dari berbagai program unggulan yang dimiliki sekolah.
Di antaranya penguatan akademik untuk persiapan masuk perguruan tinggi, pembinaan Olimpiade Sains, pembinaan olahraga dan seni, hingga program penguatan karakter.
SMAN 7 Bandar Lampung juga memiliki program religius seperti pembiasaan salat duha, salat zuhur berjamaah, literasi, Lampung Mengaji, serta program One Student One Juz berupa hafalan Juz 30 bagi seluruh siswa muslim.
Selain itu, sekolah juga memberikan pembinaan intensif bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui sosialisasi jalur SNBP dan SNBT, try out rutin, serta pembahasan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan UTBK pada minggu keempat setiap bulan.
Dalam pengembangan potensi siswa, SMAN 7 Bandar Lampung menyediakan sekitar 20 kegiatan ekstrakurikuler, mulai dari OSIS, Pramuka, Karya Ilmiah Remaja (KIR), basket, futsal, voli, badminton, jurnalistik, desain grafis, teater, tari tradisional, modern dance, hingga e-sport.
Sekolah juga membuka kelas vokasi Bahasa Jepang, serta memiliki kelas unggul dan kelas prioritas bagi siswa yang dipersiapkan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri maupun sekolah kedinasan.
"Dengan keseimbangan antara prestasi akademik, pembinaan karakter, serta pengembangan bakat siswa, kami berharap seluruh peserta didik mampu berkembang secara optimal dan siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya," tutup Iryana.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )