okja Jurnalis Kalahkan Tim Perwira di Pembukaan Kejuaraan Mini Soccer Kapolres Cup 2026
Machmud Mubarok June 26, 2026 11:35 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Pokja Jurnalis berhasil mengalahkan tim perwira Polres Tasikmalaya 3-2 di pertandingan mini soccer yang berlangsung di Lapangan X-sha Mini Soccer Singaparna, Jumat (26/6/2026).

Pertandingan tersebut jadi pembuka rangkaian Turnamen Mini Soccer dalam rangka Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tahun. 

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung bermain terbuka. Tim Perwira beberapa kali mengancam gawang Pokja Jurnalis.

Namun, pertahanan Pokja Jurnalis dan kipernya cukup disiplin dan impresif.

Sebaliknya, Pokja Jurnalis berhasil membuka gol yang dicetak Larbi. Namun tidak butuh waktu lama Larbi kembali mencetak gol keduanya sekaligus menutup babak pertama dengan skor 2-0.

 Memasuki babak kedua, Perwira Polres menaikkan tempo. Hasilnya dua gol balasan, skor imbang 2-2. 

Baca juga: Polres Pangandaran Gelar Ziarah di TMP Parigi Jelang HUT Bhayangkara ke-80

Baca juga: Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di Sumedang, Kicauan 700 Burung Bergema di Piala Kapolres 

Namun Pokja Jurnalis belum selesai. Lewat skema serangan balik yang sama, Ketua Pokja Jurnalis Deden Rahadian menutup laga dengan gol kemenangan 3-2.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama menegaskan, pertandingan ini bukan soal menang kalah. Tapi tujuannya memperkuat sinergi antara Polri dan media.

"Pertandingan ini kami gelar untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antara polres tasikmalaya dengan rekan-rekan jurnalis. menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi bisa membangun sinergi dan kekompakan dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat," ungkap AKBP Wahyu.

Di sisi lain, turnamen mini soccer digelar memeriahkan hut Bhayangkara.  Selain mempererat silaturahmi antar anggota, turnamen juga digelar untuk menjaga kebugaran personel.

Ketua Pokja Jurnalis Polres Tasikmalaya Deden Rahadian mengaku antusias. Dia menilai olahraga jadi cara paling cair untuk menjaga komunikasi antara jurnalis dan kepolisian tetap hangat.

"Olah raga adalah bahasa sederhana untuk membangun komunikasi antara lembaga atau instansi. Menjaga kebugaran dan komunikasi jadi salah satu keuntungan," kata pria yang disapa Dencu. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.