Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Perhubungan Kota Bandung, membongkar Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Terminal Cicaheum dengan menggunakan dua unit crane dan menerjunkan petugas gabungan, Jumat (26/6/2026) malam.
Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, pembongkaran JPO berukuran cukup besar tersebut dimulai dengan melepas badan jembatan yang berada di area Terminal Cicaheum menggunakan las, kemudian diangkat lalu diturunkan crane.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, sebenarnya JPO ini sudah lama direncanakan dibongkar karena secara administrasi dan kepemilikan telah menjadi aset milik Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat.
Baca juga: Terminal Cicaheum Ditutup Jadi Depo BRT, 51 Pedagang Bakal Dapat Uang Ganti Rugi Jutaan Rupiah
"Jadi malam ini kami melaksanakan pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang yang berada di Terminal Cicaheum," ujar saat ditemui di Terminal Cicaheum, Jumat (26/6/2026) malam.
Ia mengatakan, seluruh proses administrasi juga telah selesai, termasuk appraisal atau penilaian aset. Bahkan, nilai taksiran aset sudah dihitung, dan pemenang lelang telah ditetapkan, sehingga malam ini pembongkaran dapat dilaksanakan.
Alasan utama pembongkaran JPO ini, kata Rasdian, karena kawasan ini nantinya akan dibangun depo Bus Rapid Transit (BRT). Sehingga, JPO harus dibongkar karena akan mengganggu ruang manuver kendaraan, khususnya bus listrik yang berukuran besar.
"Setelah seluruh proses selesai, hasil appraisal akan disetorkan ke kas daerah Pemerintah Kota Bandung," kata Rasdian.
Sebelum pembongkaran, pihaknya telah melaksanakan apel dan rapat teknis bersama seluruh pihak yang terlibat untuk memastikan proses berjalan aman dan sesuai rencana. Kemudian material JPO berupa baja itu langsung dilelang.
Rasdian mengatakan, tahapan pembongkaran dimulai dari bagian jembatan yang berada di dalam area terminal. Setelah itu, dua unit mobil crane ditempatkan di badan jalan sebelah kiri dari arah timur.
"Crane tersebut mengangkat badan jembatan, kemudian memindahkannya ke dalam terminal agar tidak mengganggu arus lalu lintas," ucapnya.
Atas hal tersebut, dia memastikan kemacetan di sekitar Terminal Cicaheum diperkirakan hanya terjadi sesaat, yakni ketika proses pengangkatan dan pemindahan jembatan menggunakan crane berlangsung.
Baca juga: Jembatan Penyeberangan di Terminal Cicaheum Bakal Dibongkar karena Sudah Tak Layak Digunakan
"Selama proses tersebut diberlakukan rekayasa lalu lintas. Kendaraan dari arah timur dialihkan masuk ke area Terminal Cicaheum, kemudian keluar kembali melalui pintu keluar terminal," ujar Rasdian.