Jakarta (ANTARA) - Beberapa sivitas akademika dari Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) menyatakan mereka sepakat dengan pemikiran Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam acara Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia Tahun 2026 - Sarasehan Kebangsaan di JCC, Jakarta, Jumat.
Menurut mereka, pemikiran-pemikiran yang disampaikan oleh Presiden Prabowo ditujukan untuk menyejahterakan “wong cilik” atau kelompok masyarakat rentan.
"Presiden Prabowo Subianto sangat merakyat. Sangat tahu tentang Indonesia serta ingin selalu menyejahterakan rakyat Indonesia. Bravo Pak Presiden Prabowo Subianto!" kata Dwi Evi Puspitawati, akademisi yang mewakili Universitas Muhammadiyah Palembang di JCC, Jakarta, Jumat malam.
Dalam acara pembukaan Sarasehan Kebangsaan, yang diikuti 2.600 sivitas akademika dari berbagai kampus di Indonesia termasuk 300 peneliti dan ilmuwan BRIN, Presiden Prabowo memberikan taklimatnya secara langsung, yang digelar terbuka untuk wartawan selama 40 menit lebih, kemudian dilanjutkan tertutup selama lebih dari sejam.
Taklimat dari Presiden kemudian berlanjut sekitar pukul 19.00 WIB setelah sesi istirahat. Rangkaian acara pada hari pertama Sarasehan Kebangsaan pun berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Acara tersebut digelar oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi selama tiga hari, 26–28 Juni 2026.
Selepas sesi hari pertama, Dwi Evi Puspitawati, yang mewakili UMP, menilai taklimat Presiden Prabowo menunjukkan pemahaman yang kuat terhadap kondisi Indonesia.
Presiden Prabowo, menurut Dwi, juga menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Senada dengan itu, RA Lindrayeni, yang juga mewakili Universitas Muhammadiyah Palembang, mengaku terkesan dengan kepedulian Prabowo terhadap rakyat kecil.
"Bapak Prabowo sangat merakyat. Sangat peduli kepada rakyat kecil. Beliau juga sangat mengingat sejarah dan tidak pernah lupa sama sejarah. Pokoknya top deh Bapak Prabowo," kata dia.
Keduanya pun mendoakan Prabowo senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam memimpin negara Indonesia.
"Semoga Beliau tetap sehat dan tetap kuat menghadapi gelombang-gelombang di Indonesia yang tercinta ini. Semangat Pak Presiden, kami selalu mendukung," kata perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Palembang itu.





