Dengan Elliot Anderson yang akan segera bergabung dengan Manchester City, ia akan menjadi pemain ke-13 dalam sejarah transfer sepak bola yang menembus angka £100 juta.
Anderson dikabarkan hampir menyelesaikan kepindahannya dari Nottingham Forest ke Etihad dan akan menjadi salah satu pemain termahal sepanjang masa.
Namun, harga tinggi tidak selalu menjamin kesuksesan. Berikut adalah 12 pemain yang dibeli dengan harga £100 juta atau lebih (tanpa tambahan klausul) dan bagaimana perjalanan karier mereka setelah itu:
Eden Hazard berada dalam situasi yang ideal di Stamford Bridge, di mana Chelsea memanjakan bakatnya dan para penggemar mencintai kepribadiannya yang penuh kejutan.
Namun, hal itu tidak berlanjut di Real Madrid, klub paling serius di dunia sepak bola. Masa Hazard di Spanyol berakhir sebagai kegagalan besar yang tak sesuai harapan.
Atlético Madrid, yang biasanya dikenal sebagai klub yang lebih hemat dibandingkan Barcelona dan Real Madrid, sesekali memang berani mengeluarkan dana besar. Namun, keputusan mereka untuk merekrut João Félix pada musim panas 2019 menjadi petaka finansial.
Setelah kehilangan Antoine Griezmann ke Barcelona, tim asuhan Diego Simeone membayar £113 juta untuk merekrut pemain berusia 19 tahun dari Porto, namun Félix gagal meniru kesuksesan para striker pendahulunya di Atlético.
Selama membela klub, ia hanya mencetak 34 gol dalam 131 pertandingan sebelum berpindah ke beberapa klub besar seperti Chelsea dan Barcelona.
Sekarang, di usia 26 tahun, Félix bermain di Arab Saudi. Sebuah potensi besar yang terbuang.
Saat masih di Anfield, Philippe Coutinho adalah salah satu gelandang serang terbaik di dunia, sehingga tidak heran jika klub seperti Barcelona tertarik.
Setelah gagal mendatangkannya pada musim panas sebelumnya, klub asal Katalonia itu akhirnya mencapai kesepakatan dengan Liverpool pada Januari 2018 dengan biaya besar sebesar £105 juta. Namun, kepindahan itu langsung mendapat hambatan ketika Coutinho didiagnosis mengalami cedera paha saat tes medis, membuatnya absen selama tiga minggu.
Ia menutup musim pertamanya dengan gelar La Liga tetapi hanya mencetak tujuh gol dalam 18 pertandingan liga.
Musim berikutnya, jumlah golnya turun menjadi lima dalam 34 pertandingan dan Barcelona memutuskan meminjamkannya ke Bayern München pada 2019. Ironisnya, Coutinho kemudian mencetak gol ke gawang Barcelona ketika Bayern menjuarai Liga Champions.
Ia sempat kembali ke Barcelona di bawah asuhan Ronald Koeman, namun akhirnya dipinjamkan ke Aston Villa pada Januari 2022 sebelum pindah permanen pada musim panas dengan biaya £17 juta — £88 juta lebih murah dari harga awal yang dibayar Barcelona.
Ketika Antoine Griezmann tiba di Barcelona, satu hal menjadi penghalang utama kesuksesannya — Lionel Messi.
Setelah tampil gemilang di Real Sociedad dan Atlético Madrid, Griezmann dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Namun, ia sempat membuat marah para penggemar Barcelona setelah muncul dalam dokumenter TV berjudul ‘The Decision’, yang setelah satu jam tayang, mengungkap bahwa ia memilih bertahan di Atlético.
Setahun kemudian, ia justru pindah ke Barcelona, hanya untuk mendapati dirinya beroperasi di area yang sama dengan Messi.
Waktunya di Barcelona tidak sepenuhnya gagal, tetapi pada akhirnya ia kembali ke Atlético pada 2021 dengan kepala tertunduk.
Sulit menilai karier Florian Wirtz di Liverpool sejauh ini, mengingat kondisi tim yang tidak ideal di musim pertamanya di Anfield.
Namun, justru di situlah poin pentingnya. Dengan bakat dan nilai transfer sebesar itu, seorang pemain seharusnya mampu memberi dampak signifikan secara konsisten.
Wirtz malah tampil menurun seiring berjalannya musim, kecuali pada periode singkat di pertengahan musim dingin. Belum jelas apakah gelandang serang ini benar-benar cocok untuk Premier League.
Alexander Isak berada sedikit di atas Wirtz karena pengalamannya di Premier League, meski cedera membuat musim debutnya di Liverpool terganggu.
Namun, tiga gol di liga sebelum musimnya berakhir pada Natal adalah pencapaian yang mengecewakan. Ia harus tampil jauh lebih baik, apalagi permainannya secara keseluruhan belum cukup kuat untuk menutupi rendahnya produktivitasnya.
Karier Jack Grealish di Manchester City belum benar-benar sepadan dengan biaya transfernya sejak bergabung pada 2021.
Sebelum ke Etihad, ia adalah salah satu pemain paling kreatif di liga, tetapi kebebasan yang ia nikmati di Aston Villa tidak lagi ia dapatkan di bawah Pep Guardiola.
Seiring meningkatnya tuntutan taktis dari Guardiola, Grealish kesulitan menemukan performa terbaiknya. Ia berperan penting dalam keberhasilan City meraih treble, tetapi waktu bermainnya semakin terbatas.
Performa Enzo Fernández di Chelsea masih menjadi perdebatan. Ia belum tampil sepadan dengan nilai transfernya, namun juga tidak bisa disebut gagal total.
Didatangkan dari Benfica, pemenang Piala Dunia ini menjadi salah satu sumber kreativitas utama Chelsea serta pencetak beberapa gol penting. Meski begitu, banyak yang merasa ia masih bisa memberikan lebih banyak kontribusi.
Dalam konteks sepak bola modern, ada era sebelum dan sesudah Neymar — karena transfernya mengguncang dunia sepak bola secara besar-besaran.
Klausul pelepasan sebesar £200 juta dalam kontraknya di Barcelona awalnya dianggap mustahil ditebus, tapi Paris Saint-Germain (PSG) melakukannya.
Neymar, yang ingin keluar dari bayang-bayang Messi, setuju untuk pindah ke ibu kota Prancis dalam kesepakatan yang mengubah lanskap harga transfer selamanya.
Apakah kepindahannya sukses? Lima gelar liga dan 118 gol dalam 173 pertandingan menunjukkan hasil positif, tetapi Neymar direkrut dengan satu tujuan — memenangkan Liga Champions.
Usahanya paling mendekati sukses pada 2020 ketika PSG mencapai final, namun ia sudah meninggalkan klub sebelum mereka akhirnya mengangkat trofi tersebut.
Setelah debut buruk yang ditandai dengan pelanggaran penalti di menit akhir, Moisés Caicedo kemudian tumbuh menjadi salah satu pemain terpenting Chelsea.
Awalnya hampir bergabung dengan Liverpool, ia justru memilih Chelsea dengan biaya £100 juta dan bermain di setiap pertandingan liga musim lalu.
Fleksibilitasnya menjadi kekuatan utama bagi Enzo Maresca, bahkan ia sempat dimainkan sebagai bek kanan. Di usia 23 tahun, Caicedo tampak terus berkembang.
Bagi PSG, membiarkan bintang terbesar Prancis bermain di tempat lain adalah hal yang tak terpikirkan.
Setelah bersinar di AS Monaco, PSG mengeluarkan £165,7 juta untuk membawa Kylian Mbappé ke Parc des Princes, di mana ia berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia.
Mbappé mencetak 256 gol dalam 308 pertandingan, memenangkan tujuh gelar liga, dan lima kali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Ligue 1. Namun, seperti Neymar, trofi Liga Champions tetap tidak bisa ia raih.
Selain biaya transfer besar, PSG juga mengeluarkan dana luar biasa untuk mempertahankannya. Saat rumor kepindahan ke Real Madrid semakin kuat, Mbappé menandatangani kontrak baru pada 2022 dengan gaji £1 juta per minggu.
Namun, bahkan kontrak fantastis itu tidak mencegahnya pindah ke Madrid. Ironisnya, pada musim pertamanya meninggalkan klub, PSG — bukan Madrid — yang akhirnya menjuarai Eropa.
Menyebut pemain yang dibeli seharga £105 juta sebagai “bargain” mungkin terdengar aneh, namun Declan Rice benar-benar berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik dunia sejak bergabung dengan Arsenal.
Ia menjadi pemain terbaik Arsenal sejak kedatangannya, membawa klub menjuarai liga pada 2026 dan mencetak dua gol tendangan bebas menakjubkan ke gawang Real Madrid.
Sementara itu, West Ham gagal memanfaatkan dana hasil penjualannya dan kini terdegradasi ke Championship.