Asrama Haji Siapkan Kamar hingga Fasilitas Manasik, Dukung Penerbangan Umrah Langsung
Nur Nihayati June 27, 2026 05:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Maskapai Garuda Indonesia akan melayani penerbangan jamaah umrah perdana dari Banda Aceh ke Jeddah mulia 29 Juni mendatang. 

Asrama Haji Kelas I Aceh siap mendukung penyelenggaraan umrah langsung dengan menyiapkan berbagai fasilitas. 

Kepala Asrama Haji Kelas I Aceh, Irsyadi, mengatakan, pihaknya akan menyiapkan kamar penginapan serta fasilitas manasik bagi calon jamaah yang akan berangkat umrah dari Tanah Rencong. 

Persiapan dilakukan setelah pemulangan jamaah haji berakhir.

"Masa operasional haji hanya lebih kurang 3 bulan, Asrama Haji masih memiliki waktu sekitar sembilan bulan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan, termasuk pelayanan umrah.

Baca juga: Asrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jamaah, Masuk Perdana Senin Ini

Ini menjadi salah satu sumber penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sekaligus bentuk pelayanan kepada masyarakat," kata Irsyadi.

Ia menjelaskan, seluruh kamar yang sebelumnya digunakan jamaah haji akan disiapkan kembali untuk melayani jamaah umrah dan juga untuk umum.

Selain tempat menginap, Asrama Haji juga memiliki sarana manasik yang dapat dimanfaatkan calon jamaah sebelum keberangkatan. 

"Kalau jamaah ingin melakukan manasik sambil beristirahat sebelum berangkat, itu menjadi nilai tambah yang kami siapkan," ujarnya.

Baca juga: Dari Kamar hingga Konsumsi, Pelayanan Asrama Haji Aceh Tuai Pujian Jamaah

Irsyadi menyebutkan tarif penginapan di Asrama Haji relatif terjangkau dibandingkan fasilitas serupa. 

Untuk kamar standar, tarif yang dikenakan sebesar Rp300 ribu per malam, sedangkan kamar dengan standar setara hotel bintang tiga dipatok Rp400 ribu per malam.

Menurutnya, harga tersebut masih sangat kompetitif, terlebih dengan fasilitas yang tersedia di lingkungan Asrama Haji. 

"Kami juga siap menyesuaikan kebutuhan jamaah. Jika membutuhkan layanan konsumsi atau paket tertentu, bisa disiapkan sesuai permintaan," katanya.

Ke depan, lanjut Irsyadi, pelayanan umrah direncanakan akan semakin terintegrasi dengan Asrama Haji, bahkan sebagian proses keberangkatan diharapkan dapat dilakukan seperti layanan haji, mulai dari pemeriksaan hingga persiapan akhir sebelum terbang ke Arab Saudi hal ini merupakan program dari kemenhaj dimasa yang akan datang.

"Masa operasional haji hanya lebih kurang 3 bulan, Asrama Haji memiliki waktu sekitar 9 bulan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan, termasuk pelayanan umrah,” 
Irsyadi Kepala Asrama Haji Kelas I Aceh

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.