Jokowi Kenakan Atribut PSI saat Safari Politik di Lampung, Ingin Perkuat Struktur Partai hingga Desa
Heriani AM June 27, 2026 05:19 AM

 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memberi sinyal dukungan kuat kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Mengenakan kemeja putih dan topi berlogo PSI, Jokowi memulai safari politik tiga hari di Provinsi Lampung, Jumat (26/6/2026), untuk memperkuat konsolidasi partai yang kini dipimpin putranya, Kaesang Pangarep.

Jokowi bertolak dari Bandara Adi Soemarmo, Solo, menuju Lampung dengan agenda yang telah disusun padat oleh relawan dan jajaran PSI.

Selama berada di Lampung hingga Minggu (28/6/2026), ia dijadwalkan menghadiri sejumlah kegiatan politik, budaya, serta bertemu tokoh masyarakat dan relawan.

"Rundown acaranya sudah dibuat, baik dari relawan, dari PSI semuanya sudah padat," kata Jokowi sebelum keberangkatan.

Baca juga: Projo Tegaskan Jokowi Keliling Indonesia Bukan untuk Pemilu 2029, SInggung Wacana Presiden 3 Periode

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi menegaskan kehadirannya bukan sekadar memenuhi undangan.

Ia ingin memberikan motivasi kepada kader sekaligus mendorong penguatan organisasi PSI hingga ke tingkat akar rumput.

"Kalau untuk PSI saya ingin memberikan motivator, kemudian juga memberikan pesan-pesan pentingnya struktural di PSI ini segera komplet, sehingga menjadi sebuah mesin politik yang besar," ujarnya.

Selain memperkuat organisasi partai, Jokowi juga menilai peningkatan kesadaran politik masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun demokrasi yang sehat.

"Kemudian juga membangkitkan kesadaran berpolitik masyarakat, itu juga penting," katanya.

Saat ditanya mengenai atribut PSI yang dikenakannya, Jokowi mengaku kemeja dan topi tersebut merupakan pemberian langsung dari Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

"Ya dikirimi sama Ketum Kaesang, ya saya pakai," ucapnya.

Mulai dari Lampung

Safari politik Jokowi diawali dari Kabupaten Mesuji. Di hadapan ratusan kader dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Mesuji, Jokowi mengungkapkan alasan memilih Lampung sebagai titik awal kunjungannya.

Ia mengaku rela berangkat sejak dini hari dari Solo demi bertemu masyarakat Lampung.

"Pagi, habis subuh, saya meluncur dari rumah ke airport di Solo. Dari airport menuju Jakarta, berhenti dua jam, kemudian melanjutkan perjalanan ke Provinsi Lampung. Untuk apa saya datang ke Lampung?" ujar Jokowi.

Menurutnya, alasan pertama adalah kedekatan emosional dengan masyarakat Lampung yang hingga kini tidak berubah.

"Pertama, kecintaan saya kepada masyarakat Lampung tidak luntur, masih tetap," katanya yang disambut tepuk tangan para kader.

Selain itu, Jokowi memberikan apresiasi terhadap perkembangan organisasi PSI di Lampung yang dinilai hampir menyelesaikan kepengurusan hingga tingkat desa.

"Saya ingin memberikan apresiasi, penghargaan, dan penghormatan yang tinggi kepada Ketua Umum, Ketua DPW, Ketua DPD beserta seluruh jajarannya yang telah menyelesaikan struktur partai sampai ke tingkat desa," ujarnya.

Baca juga: Pakai Topi PSI, Jokowi Mulai Safari Politiknya di Lampung Hari Ini, Tanggapan PDIP hingga Gerindra

Menurut Jokowi, kelengkapan struktur organisasi hanyalah langkah awal. Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh pengurus benar-benar bekerja di tengah masyarakat.

"Yang lain-lain saya lihat masih 60 persen, 40 persen, di sini sudah hampir 100 persen," katanya.

Ia pun menitipkan pesan agar seluruh pengurus PSI tidak hanya aktif menjelang pemilu, tetapi hadir dalam kehidupan masyarakat setiap hari.

"Setelah struktur partai komplet sampai ke desa, sekarang pekerjaan berikutnya adalah bagaimana membuat struktur itu hidup dan bekerja. Bukan pas mau pemilu saja, tetapi harian itu harus dekat dengan kehidupan masyarakat kita sehari-hari," tegasnya.

Duet Bersama Kaesang

Dalam safari politik tersebut, Jokowi mendampingi langsung Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. Salah satu agenda utama adalah menghadiri Rakorda PSI Bandar Lampung yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (27/6).

Ketua DPD PSI Bandar Lampung Randy Aditia Gumay Gumanti mengatakan pihaknya menargetkan sekitar 1.600 pengurus menghadiri Rakorda sebagai bagian dari penguatan organisasi dan konsolidasi kader menjelang Pemilu 2029.

"Persiapan terus dimatangkan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar," ujarnya.

Menurut Randy, masyarakat umum juga dipersilakan menghadiri acara setelah proses verifikasi peserta selesai sekitar pukul 10.00 WIB.

"Untuk masyarakat yang ingin hadir dan ikut menyaksikan agenda, kami persilakan datang setelah proses verifikasi peserta selesai. Dresscode yang disiapkan panitia adalah putih-hitam agar pelaksanaan kegiatan tetap tertib dan seragam," katanya.

Baca juga: Alasan Kubu Roy Suryo Tidak Percaya Jokowi Akan Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Sepenuhnya Bersama PSI

Sementara itu, Ketua DPP PSI Bestari Barus menilai penampilan Jokowi yang mengenakan atribut lengkap PSI menjadi simbol bahwa Presiden ke-7 RI tersebut kini telah sepenuhnya bersama PSI dan tidak lagi menjadi bagian dari PDI Perjuangan (PDIP).

"Ini menandakan bahwa beliau sudah bersama PSI, tidak lagi dengan PDIP," kata Bestari.

Ia menjelaskan, selain menghadiri Rakorda di Mesuji dan Tulang Bawang, Jokowi juga dijadwalkan mengikuti Kirab Budaya bersama jajaran pengurus PSI.

Menurut Bestari, dalam safari politik kali ini Jokowi didampingi langsung oleh Kaesang Pangarep serta sejumlah pengurus teras DPP PSI.

"Oh, rame kami di sini. Bendahara Umum ada, Ketua Umum Kaesang ada, saya ada, Ketua Bidang Kaderisasi ada, Wakil Ketua Umum juga hadir. Rame kita," tuturnya. 

Gerindra Ucap Selamat

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memulai safari politiknya dengan mengunjungi Lampung, pada Jumat (26/6).

Jokowi tiba di Lampung sekitar pukul 11.00 WIB siang. Jokowi tampak mengenakan kemeja warna putih dan topi berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Rencananya, Jokowi akan menghadiri sejumlah agenda internal PSI, di antaranya Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang, serta menghadiri acara Kirab Budaya.

Keputusan Jokowi untuk melakukan safari politik ini pun jadi sorotan publik bahkan oleh elite politik, di antaranya dari PAN, Gerindra, hingga PDIP.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Prasetyo Hadi mengucapkan selamat kepada Jokowi yang kini mulai kembali melakukan aktivitas safari politik ke berbagai daerah.

Prasetyo menilai, turunnya Jokowi ke lapangan menunjukkan bahwa kondisi kesehatan mantan Wali Kota Solo tersebut telah kembali pulih dan bugar.

"Kami dari Gerindra ya. Ya kami menyampaikan selamat ya karena artinya beliau sudah sehat kembali ya," kata Prasetyo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Menurut Prasetyo, pihaknya tidak mempersoalkan aktivitas politik yang dilakukan oleh Jokowi pasca-purna tugas.

"Sebelumnya kan sempat kurang fit ya. Kan sebagai tokoh dan negarawan kan ya saya kira enggak ada masalah juga," ujarnya. 

Baca juga: Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Ada Sinyal Konsolidasi Kekuatan Besar Menuju Pemilu 2029?

PAN Beri Doa

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi, menyambut baik langkah Jokowi yang mulai turun gunung untuk mengonsolidasikan kekuatan PSI.

"Bagus jika Pak Jokowi turun gunung sendiri," kata Viva saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (26/6).

Menurut Viva, langkah tersebut sangat positif mengingat tantangan politik ke depan, terutama untuk memenuhi ambang batas parlemen (parliamentary threshold) pada Pemilu 2029.

"Sudah menjadi tuntutan politik jika partai ingin masuk di DPR dan lolos parliamentary threshold maka para kadernya harus turun ke bawah melakukan konsolidasi dan berjuang terus dari titik ke titik," ujarnya.

Apalagi, menurut Viva, persaingan politik pada tahun 2029 akan semakin kompetitif, sehingga setiap partai politik dituntut untuk bekerja ekstra keras sejak dini.

"PAN menunggu PSI di DPR dan memperoleh kursi sebagai persyaratan ambang batas parlemen," ucapnya. 

Ia pun mendoakan agar partai yang kini dipimpin oleh Kaesang Pangarep tersebut bisa lolos ke Senayan di pemilu 2029.

"PAN santai saja. PSI bukan ancaman bagi PAN. PSI adalah kawan seperjuangan bagi PAN. PAN berdoa bahwa di pemilu 2029 PSI bisa masuk senayan, karena beberapa kali pemilu sebelumnya selalu gagal masuk Senayan," ungkap Viva.

PDIP Lampung Ikut Bersuara

DPD PDI Perjuangan (PDIP) Lampung merespons kunjungan Jokowi ke Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Juni 2026.

Ketua DPD PDIP Lampung, Winarti, menegaskan bahwa setiap pihak memiliki hak yang sama untuk melakukan kunjungan dan bertemu masyarakat di daerah.

Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bagian dari ruang demokrasi yang terbuka bagi siapa pun, termasuk tokoh nasional.

“Semua punya hak yang sama. Tetapi bagi PDIP, kami tetap fokus mendampingi rakyat dan menyuarakan aspirasi kepada pemerintah, terutama terkait kestabilan harga,” kata Winarti, Jumat (26/6/2026). (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.