Ronald Koeman waspadai ancaman Achraf Hakimi saat Belanda bersiap hadapi laga panas melawan Maroko di babak gugur
Dewi Rahayu June 27, 2026 06:11 AM

Pelatih tim nasional Belanda, Ronald Koeman, menyoroti bek sayap Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi, sebagai ancaman utama menjelang laga babak gugur Piala Dunia melawan Maroko. Skuad Oranje tengah mempersiapkan diri menghadapi pertarungan yang diperkirakan akan sangat intens di Meksiko melawan juara bertahan Afrika demi merebut tiket ke perempat final.

Oranje pastikan laga kontra Maroko

Belanda memastikan langkah mereka ke babak gugur setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Tunisia pada laga terakhir fase grup di Kansas City. Bek baru Tottenham Hotspur, Jan Paul van Hecke, menandai penampilannya dengan mencetak gol internasional pertamanya dan menyampaikan rasa antusiasnya terhadap tantangan berikutnya. Kini, tim Belanda akan bertolak ke Monterrey untuk menghadapi tim Maroko yang dikenal memiliki kualitas teknis tinggi.

Laga babak gugur yang diprediksi panas

Para pemain Belanda sadar betul akan atmosfer panas yang menanti mereka, dengan Van Hecke memperkirakan duel keras di Meksiko. Dikutip oleh NOS, sang bek mengatakan: "Ini adalah pertandingan yang sangat saya nantikan. Inilah pertandingan yang ingin Anda mainkan di Piala Dunia. Saya rasa laga ini akan sangat panas."

Secara taktik, fokus tim kini tertuju pada bagaimana menghadapi pemain bintang lawan. Koeman menilai kapten Maroko, Hakimi, sebagai ancaman terbesar. Ia berkata: "Dia adalah pemain bintang dan bek kanan yang sangat bagus, jadi kami harus mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk menghadapinya."

Kapten Virgil van Dijk dan gelandang Frenkie de Jong juga menyampaikan rasa hormat mereka terhadap lawan yang akan dihadapi. Van Dijk menuturkan: "Saya mengharapkan tim yang hebat dengan kualitas sepak bola tinggi, tetapi juga tim yang memiliki kelemahan."

De Jong menambahkan: "Saya melihat mereka bermain melawan Brasil, dan mereka meninggalkan kesan yang sangat kuat. Tentu saja, mereka mencapai semifinal di Piala Dunia terakhir, dan saya pikir mereka punya beberapa pemain yang sangat bagus. Ini akan menjadi pertandingan yang indah."

Reuni teman-teman Eredivisie

Laga ini juga memiliki makna pribadi bagi beberapa pemain Maroko yang pernah meniti karier di Eredivisie. Gelandang Maroko, Ismael Saibari, yang sedang menyelesaikan kepindahannya ke Bayern Munich pada musim panas ini, menyambut hasil undian tersebut bersama mantan rekan setimnya, Anass Salah-Eddine.

Saibari mengakui: "Saya akan bertemu dengan beberapa teman, itu hal yang menyenangkan. Namun, saya belum terlalu memperhatikan permainan Belanda; saya akan mendengar dari pelatih mengenai taktik yang akan digunakan."

Salah-Eddine menambahkan dengan nada serupa: "Pertandingan yang luar biasa, tentu saja. Saya akan bermain melawan sahabat-sahabat terbaik saya. Belanda adalah tim hebat, tapi saya juga bangga dengan tim kami."

Ujian berat di Monterrey menanti

Belanda akan menghadapi ujian besar terhadap kapasitas mereka di turnamen ini saat memasuki atmosfer panas di Monterrey pada hari Selasa untuk melawan Maroko. Tim besutan Koeman harus mampu menyamai intensitas permainan juara Afrika sejak peluit pertama demi menahan tekanan awal dan menjaga asa meraih trofi tertinggi tetap hidup.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.