Morgan Rogers yakin bisa bersinar bersama Jude Bellingham di Piala Dunia
Hendra Wijaya June 27, 2026 07:37 AM

Morgan Rogers percaya bahwa dirinya dan sahabat dekatnya, Jude Bellingham, bisa "100 persen" tampil gemilang bersama dalam susunan pemain utama tim nasional Inggris.

Pelatih kepala Inggris, Thomas Tuchel, memilih menempatkan Bellingham di posisi nomor 10 pada dua pertandingan pertama fase grup Piala Dunia, setelah sebelumnya lebih sering menugaskan Rogers di posisi tersebut selama babak kualifikasi.

Di tengah perdebatan mengenai siapa yang seharusnya mengisi peran itu menjelang laga Inggris melawan Panama pada hari Sabtu, Rogers ditanya oleh ITV apakah keduanya bisa menjadi kombinasi yang efektif.

"Ya, 100 persen," ujar gelandang Aston Villa tersebut. "Saya pikir kami memiliki kualitas yang berbeda. Tentu saja ada banyak kesamaan, tetapi juga banyak perbedaan dalam permainan kami.

"Koneksi dan pemahaman terhadap permainan satu sama lain juga sangat kuat, karena kami sudah saling mengenal sejak lama – saya rasa itu menjadi aspek penting yang bisa sangat berpengaruh dan menguntungkan di Piala Dunia."

Thomas Tuchel mungkin akan tergoda untuk menurunkan Rogers dan Bellingham secara bersamaan saat menghadapi Panama.

Keduanya, yang lahir hanya berjarak sekitar lima mil di Halesowen, pernah saling berhadapan maupun bermain bersama di level sepak bola junior sebelum akhirnya sama-sama meniti karier di tim muda Inggris.

Rogers, yang berperan penting dalam keberhasilan Aston Villa menjuarai Liga Europa musim lalu, mengungkapkan kekecewaannya karena tidak menjadi starter pada dua pertandingan awal Inggris, namun ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin berasumsi berlebihan.

"Kata 'mengharapkan' mungkin kurang tepat. Lebih ke arah penuh harapan dan optimistis," ujarnya ketika ditanya apakah ia yakin berada di posisi terdepan untuk menjadi starter. "Tentu saja saya kecewa.

"Saya ingin bermain di setiap pertandingan. Saya ingin menunjukkan kemampuan saya di panggung terbesar. Tapi saya juga memahami situasinya. Ini adalah permainan tim, ada peran dalam skuad, dan masih banyak pertandingan yang akan datang."

Ketika ditanya apakah lebih mudah atau lebih sulit menerima kenyataan tidak menjadi starter ketika sahabatnya yang justru bermain, Rogers menjawab: "Pertanyaan yang bagus. Lebih mudah atau lebih sulit? Lebih mudah, karena saya ingin dia sukses, dan karena itu dia, semuanya terasa baik-baik saja."

"Ini benar-benar menyenangkan, seperti perjalanan yang kembali ke titik awal (sejak masa muda kami), dari tempat kami memulai hingga ke posisi kami sekarang, jalannya, jalanku, dan bagaimana kami akhirnya berada di titik yang sama, mewakili negara kami. Rasanya benar-benar luar biasa."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.