MANADOTRIBUN.CO.ID,MANADO - Banyaknya kasus penganiayaan yang berujung tewasnya korban di Manado, Sulawesi Utara menjadi perhatian banyak orang.
Bahkan banyak yang memberikan masukan kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum.
Satu di antaranya datang dari anggota DPRD Sulut Amir Liputo.
Baca juga: Aksi Kriminalitas Marak di Manado, Ini Tanggapan Anggota DPRD Sulut Amir Liputo
Dirinya menyoroti peran yang dapat dimainkan pemerintah kota Manado.
Amir mengusulkan agar siskamling diaktifkan kembali.
"Siskamling dapat diaktifkan kembali, serta razia sajam juga dapat dilakukan," kata dia di kantor DPRD Sulut, Kamis (25/6/2026).
Menurut Amir, ketua lingkungan dapat lebih dilibatkan dalam penanganan aksi kriminalitas.
Juga para tokoh agama.
Amir juga mengusulkan agar aparat menggelar razia sajam.
"Harus ada razia sajam," katanya di depan pendemo.
Menurut dia, predikat Manado sebagai kota yang penuh kejahatan bisa berimbas pada pariwisata dan investasi.
Karena itu harus ada upaya untuk mengatasi kejahatan.
Berorasi di tangga depan lobby kantor DPRD Sulut, Amir mengenakan kameja lengan pendek berwarna biru tua dan celana hitam.
Jam tangan coklat melekat di lengan kirinya.
Amir mendukung langkah tegas aparat dalam menindak para pelaku kejahatan.
"Saya dukung penuh," katanya.
Ungkap dia, cara lebih tegas perlu dilakukan jikalau cara persuasif tidak mempan.
Amir Liputo memulai karier politiknya di DPRD Manado pada tahun 2004-2009, kemudian melanjutkan masa jabatan di periode 2009-2014.
Kiprah politiknya berlanjut hingga tingkat provinsi ketika ia terpilih menjadi anggota DPRD Sulawesi Utara pada periode 2014-2019 dan 2019-2024.
Kini, ia kembali terpilih untuk periode 2024-2029, menjadikannya salah satu politikus yang berhasil mencatat hattrick di DPRD Sulut.
Pengabdiannya selama tiga periode ini menjadi bukti nyata kepercayaan masyarakat kepada Amir Liputo.
Dengan latar belakang yang kuat di bidang organisasi dan kepemimpinan, ia menjadi salah satu tokoh politik yang disegani di Sulawesi Utara. (ART)