Kepanikan Warga Sangihe Saat Gempa Magnitudo 6.8 Semalam, Pasien RSUD Dievakuasi Keluar
Alpen Martinus June 27, 2026 05:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID,SANGIHE – Gempa bumi cukup kuat kembali guncang Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Jumat (26/6/2026) pukul 19.40 Wita.

Kekuatannya mencapai magnitudo 6.8

Kejadian tersebut mengejutkan warga Sangihe.

Baca juga: BMKG Melaporkan Adanya Gempa Bumi di Talaud Sulawesi Utara Malam Ini, Jumat 26 Juni 2026

Warga pun berhamburan keluar ke tempat aman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pusat gempa berada di laut sekitar 196 kilometer barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan kedalaman 10 kilometer.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Naha, Astrid Yesica Lasut, saat dikonfirmasi Tribunmanado melalui pesan WhatsApp mengatakan bahwa lokasi gempa tidak jauh dari titik gempa yang terjadi sebelumnya.

"Iya, hari ini gempa berkekuatan magnitudo 6,8 dengan kedalaman 10 kilometer. Untuk lokasinya sendiri tidak jauh dengan lokasi yang terakhir kemarin, yakni sekitar 196 kilometer barat laut Tahuna," ujarnya.

Meski berkekuatan cukup besar, Astrid memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Pernyataan tersebut sejalan dengan sejumlah rilis BMKG pada kejadian gempa di wilayah perairan Sangihe yang menyebutkan tidak adanya potensi tsunami untuk gempa dengan karakteristik serupa.

Ia mengakui getaran gempa membuat sebagian warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

"Memang warga setempat sempat panik ketika terjadi gempa ini dan keluar dari rumah," katanya.

Meski demikian, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Terkait gempa malam hari ini, masyarakat diharapkan untuk tidak panik dan tetap tenang karena gempa ini tidak berpotensi tsunami. Namun masyarakat tetap perlu waspada terhadap kemungkinan gempa susulan," tambah Astrid.

Wilayah Kepulauan Sangihe sendiri dalam beberapa pekan terakhir memang mengalami aktivitas kegempaan yang cukup tinggi, termasuk rangkaian gempa susulan di kawasan Laut Sulawesi dan perairan sekitar Sangihe.

Panik

Pantauan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liun Kendage Tahuna, sejumlah pasien yang sedang menjalani perawatan bersama keluarga pendamping bergegas keluar dari ruangan menuju area terbuka sesaat setelah merasakan guncangan cukup kuat.

Beberapa pasien bahkan dievakuasi menggunakan kursi roda dan tempat tidur oleh petugas serta keluarga demi menghindari risiko apabila terjadi gempa susulan.

Suasana di halaman rumah sakit sempat dipenuhi pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan yang memilih bertahan di luar gedung hingga kondisi dinilai aman.

Gempa yang terjadi diketahui berpusat di laut sekitar 196 kilometer barat laut Tahuna dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Informasi tersebut berdasarkan data awal BMKG.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta instansi terkait. (EDU)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.