Duka Latsarmil Kopdes Merah Putih, Pemerintah Prabowo & DPR Bakal Evaluasi Tahapan Latihan
Nur Rohman Urip June 27, 2026 09:10 AM

Pihak Istana membuka suara soal meninggalnya empat peserta calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (Latsarmil). 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Jumat (26/6) menyebut,
insiden ini menjadi bahan evaluasi pemerintah. 

Meski begitu, hingga saat ini pemerintah mengaku belum menemukan adanya indikasi kelalaian dalam pelaksanaan latihan tersebut.

Prasetyo juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus memantau perkembangan kasus ini.

Menurutnya, setiap tahapan latihan akan dievaluasi. 

Jika nantinya ditemukan kesalahan prosedur atau unsur kelalaian, maka pemerintah akan segera melakukan perbaikan.

Namun, Prasetyo belum bisa memastikan apakah program latihan dasar kemiliteran itu akan dihentikan atau tetap dilanjutkan.

"Monitor semua dong," ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (26/6/2026). 

"Kalau evaluasi jelas dong. Kan semua proses kan kita lakukan kalau ada misalnya salah prosedur, oh itu kita perbaiki. Dan kalau salah prosedur itu ada yang mengarah kepada hal-hal kelalaian, ya itu juga bagian dari evaluasi," kata dia.

Mensesneg menegaskan keputusan itu bergantung pada hasil evaluasi. 

Hal senada disampaikan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman. 

Dudung menjelaskan, seluruh peserta sebenarnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti latihan.

Meski demikian, menurut Dudung, ada kemungkinan sebagian peserta tidak mampu menghadapi beban latihan yang cukup berat, baik dari sisi fisik maupun mental.

Selain itu, ia juga menyebut kondisi kesehatan masing-masing peserta dapat menjadi faktor yang memengaruhi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.