TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Banyumas melepas keberangkatan atlet kategori U-15, U-17, dan U-19 mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Futsal di Kota Pekalongan, Jumat (26/6/2026).
Kejurprov Futsal tersebut akan berlangsung pada 28 Juni- 4 Juli 2026.
Meski begitu, AFK Banyumas menyangkan tidak adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Banyumas.
Ketua AFK Banyumas, Didi Rudianto mengatakan, pemberangkatan tim atlet futsal ini dilakukan dengan gotong royong sesama pengurus AFK Banyumas selama mengikuti Kejurprov.
Dia menyayangkan, bantuan dana belum turun sama sekali, baik dari Askab melalui anggaran KONI dan Pemkab Banyumas.
"Selama training center (TC), tidak ada fasilitas menggunakan fasilitas umum olahraga di komplek GOR Satria secara gratis dan diharuskan bayar oleh Disporabudpar," katanya kepada tribunbanyumas.com.
Baca juga: BK DPRD Kota Semarang Belum Bisa Proses Dugaan Anggota Digrebeg Istri di Tempat Pijat Plus-plus
Didi mengatakan, dia sangat menyangkan hal itu, padahal para atlet ini membawa nama Kabupaten Banyumas.
Maka seharusnya mendapatkan fasilitas gratis oleh Pemkab Banyumas dalam hal ini Dinporabudpar.
"Ini menunjukkan ketidakpedulian Pemkab Banyumas dan tidak menunjukan sense of crisis dan sense of belonging kepada atlet muda Banyumas," ungkapnya.
Didi mengatakan, kepedulian justru dari pihak swasta, yaitu SMK Mulia Bakti Dukuwaluh.
Mereka telah memberikan fasilitas gratis lapangan futsalnya untuk digunakan selama TC AFK Banyumas.
"Meski rasanya pedih (karena tak ada dukungan pemerintah daerah, red) dengan kondisi yang terbatas ini. Kami menargetkan masuk semifinal," jelasnya. (fba)