Perkuat Layanan Medis di Daerah, Pemprov Papua Pegunungan Serahkan Aset Kesehatan ke 7 Kabupaten
Astini Mega Sari June 27, 2026 01:29 PM


Laporan Wartawan Tribun-Papua.com/Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan secara resmi menyerahkan berbagai aset kesehatan kepada tujuh pemerintah kabupaten sebagai langkah memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah pegunungan Papua.

Prosesi penyerahan aset berlangsung bersamaan dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pengampuan Layanan Prioritas antara Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Kementerian Kesehatan.

Kegiatan tersebut digelar di Hotel Baliem Pilamo, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (26/06/2026).

Baca juga: Minimnya Pelayanan Kesehatan di Musafak: Dokter Tidak Ada, Kepala Puskesmas Belum Aktif Bertugas

Aset yang dialihkan meliputi puskesmas, rumah dinas tenaga kesehatan, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Unit Pelayanan Kesehatan (UPS), hingga berbagai sarana dan prasarana penunjang pelayanan kesehatan.

Tujuh kabupaten penerima aset tersebut yakni Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Yalimo, Yahukimo, Pegunungan Bintang, dan Tolikara.

Beberapa aset yang diserahkan antara lain Puskesmas Tahineri, Puskesmas Uganda, Puskesmas Silokarnodoga, IPAL Lanny Jaya, UPS Yahukimo, serta sejumlah rumah dinas tenaga kesehatan yang berada di Yalimo, Kobakma, Silokarnodoga, Tahineri, Pegunungan Bintang, dan Lanny Jaya.

Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo mengatakan, penyerahan aset tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan hingga ke tingkat kabupaten.

Menurutnya, seluruh fasilitas kesehatan yang telah dibangun harus dapat dikelola secara optimal oleh pemerintah daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Baca juga: Dinkes Deiyai Perjuangkan Akreditasi 10 Puskesmas dan RSUD

"Sejak awal kita sudah mulai melengkapi kebutuhan fasilitas kesehatan. Rumah sakit di setiap kabupaten akan terus kita tingkatkan, dan pembangunan sarana kesehatannya dilakukan secara bersama-sama," ujar John Tabo.

Ia menambahkan, pemerintah provinsi juga terus mendorong peningkatan kapasitas rumah sakit daerah agar mampu menangani lebih banyak kasus medis tanpa harus merujuk pasien ke luar wilayah Papua Pegunungan.

John Tabo optimistis kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten akan mempercepat pemerataan akses layanan kesehatan yang berkualitas di seluruh Papua Pegunungan.

Selain pembangunan infrastruktur, ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan juga menjadi prioritas agar pelayanan medis kepada masyarakat semakin profesional, merata, dan berkualitas. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.