BANJARMASINPOST.CO.ID - Tim pendatang baru di kompetisiSuper League 2026-2027, Adhyaksa FC mulai menyusun kekuatan.
Pada 10 Juni 2026 lalu manajemen tim melepas 16 pemain yang ikut andil membawa Adhyaksa FC Banten naik kasta dari Liga 2 atau Championship 2025-2026.
Termasuk di dalamnya empat pemain senior yang membawa pengaruh besar, yakni Dedi Hartono, HasimKipuw, Arif Satria dan Miftahul Hamdi.
Kini, Adhyaksa FC yang akan pindah homebase dari Banten ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), mulai mengenalkan pemain mereka.
Baca juga: Harga Mantan Striker Barito Putera Asli Banjarmasin Ini Tembus Rp 1,74 Miliar Usai Bantu Adhyaksa FC
Pertama, mereka perpanjang kontrak penyerang lokal Muhammad Rafly Ariyanto (25).
The journey continues.
Rafly Ariyanto officially extends his stay with Adhyaksa for the next season.
Begitu unggahan pada akun Instagram @adhyaksafootballclub, Jumat (26//2026) malam.
Arti postingan itu: Perjalanan berlanjut.
Rafly Ariyanto secara resmi memperpanjang masa kebersamaannya dengan Adhyaksa untuk musim berikutnya.
Sebuah keputusan mengejutkan dan tergolong berani.
Pasalnya, mereka bahkan belum memutuskan nasib penyerang asing Adilson Silva yang jadi top scorer Pegadaian Championship 2025-2026 dengan 26 gol.
Sedangkan Rafly Ariyanto hanya mampu cetak 3 gol dan sumbang 3 assist pada 20 penampilan.
Perihal ini, dijelakan pada postingan lainnya.
The numbers speak for themselves.
3 Goals
3 Assists
Every contribution mattered. Every moment counted.
Artinya: Angka-angka itu berbicara sendiri.
3 Gol
3 Bantuan
Setiap kontribusi penting. Setiap momen dihitung.
Bila nanti kompetisi Super League 2026-2027 bergulir mulai 4 September, maka Rafly Ariyanto tercatat sebagai pesepak bola pertama asal Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang tampil di liga sepak bola tertinggi Tanah Air.
Terlebih bila kelak dia dimainkan oleh pelatih Adyaksa FC Kalteng yang sosoknya belum diumumkan usai kepergian Widodo C Putro ke PSIS Semarang.
Sebelumnya, Muhammad Rafly Ariyanto (25) mengukir prestasi pribadi di kancah sepak bola nasional.
Pemain berposisi penyerang itu turut membantu Adhyaksa FC Banten naik kasta dari Liga 2 ke Liga 1 atau Super League musim kompetisi 2026-2027 mendatang.
Rafly tampil pada 20 dari 28 pertandingan Adhyaksa FC di Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026.
Dia mencetak 3 gol dari 14 tembakan tepat sasaran dan beri 4 assist. Serta sekali terpilih jadi Man of the Match.
Berdasar data terbaru dari laman Transfermarkt, market value atau nilai pasar pesepak bola kelahiran Banjarmasin pada 17 Mei 2001 ini melesat pesat.
Per 20 Mei 2026, nilai pasar Rafly mencapai Rp 1,74 miliar. Itu merupakan market value tertinggi dia sejauh ini.
Sebelumnya, saat membela Persekat Tegal pada Liga 2 2024-2025, market value Rafly hanya Rp 1,30 miliar.
Harga itu berkat kiprahnya yang cemerlang. Bikin 8 gol dari 21 penampilan.
Sebelumnya lagi, saat dipinjam Sulut United dari Barito Putera pada 2022, nilai pasar Rafly hanya Rp 434,54 juta.
Pun ketika dipermanenkan Persekat setahun berselang, market value Rafly stagnan di angka tersebut.
Bahkan, harga masih sama saat dia dikontrak Adhyaksa FC pada 15 Juli 2025 hingga sekarang.
M Rafly Ariyanto merintis karier dari Sekolah Sepak Bola (SSB) kemudian Peseban Banjarmasin pada 2016-2017.
Pada 2017-2021, Rafly direkrut Barito Youth kemudian Barito U18.
Pada 2021 juga, dia promosi ke tim utama Barito Putera. Tapi sayang hanya bertahan semusim.
Rafly kemudian dipinjamkan ke Sulut United pada 2022, hingga dipermanenkan klub tersebut pada 2023.
Selanjutnya pada 2024 dia berlabuh ke Persekat Tegal hingga dikontrak Adhyaksa FC pada 15 Juli 2025 hingga sekarang.
Performa Rafly bersama Adhyaksa FC mendapat atensi tersendiri dari penggemar sepak bola di Kalsel, khususnya Banjarmasin.
Terutama saat penyerang bernomor punggung 67 itu torehkan brace saat Adhyaksa FC menang 4-0 atas Sriwijaya FC pada laga pekan ke-27, Sabtu (2/5/2026).
(Banjarmasinpost.co.id/Mulyadi Danu Saputra)