Berita Populer Bengkulu 22-26 Juni 2026: Viral Lurah Tumpangi KK Warga hingga Tabut Besanding
Ricky Jenihansen June 27, 2026 03:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

Berikut beberapa peristiwa yang dirangkum mulai dari anak lurah tumpangi KK Warga hingga Sopir truk harus keliling cari solar.

1. Anak Lurah Gu tumpangi KK belum dapat sekolah

Polemik KK yang ditumpangi oknum lurah berinisial GU di Kota Bengkulu berujung anak lurah tak mendapat sekolah melalui jalur domisili.

Sebelumnya, oknum lurah di Kota Bengkulu menggunakan KK nenek Tukiyem, warga Padang Jati, Kota Bengkulu, untuk mendaftarkan anaknya ke SMA Negeri di kawasan Jalan Mahoni, Kota Bengkulu.

Namun sayang, rencana tersebut gagal lantaran diketahui oleh nenek Tukiyem saat pembagian bantuan sosial (bansos).

Alhasil, nenek Tukiyem mendatangi Kantor Dukcapil Kota Bengkulu untuk memisahkan nama anak oknum lurah dari dirinya.

Terkait bansos itu, oknum lurah Kota Bengkulu sudah bertanggung jawab hingga nanti nenek Tukiyem mendapatkan bansos kembali.

Namun, nasib anak oknum lurah kini tak bisa mendapatkan sekolah lantaran jalur domisili sudah ditutup.

Terkait hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu memastikan peserta didik yang belum mendapatkan sekolah dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah agar tidak ada anak yang tidak sekolah akibat belum tertampung di sekolah tujuan.

Menurut Zulhendri, saat ini masih tersedia jalur redistribusi yang dapat dimanfaatkan oleh peserta didik yang belum diterima di sekolah.

“Kebijakan kami adalah memastikan anak-anak tetap bisa bersekolah. Saat ini masih ada jalur redistribusi yang dapat dimanfaatkan oleh siswa yang belum mendapatkan sekolah,” kata Zulhendri saat diwawancarai TribunBengkulu.com di Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu, Senin (22/6/2026).

Baca juga: Nasib Lurah yang Tumpangkan Nama Anak ke KK Tukiyem, Anaknya Tak Lolos SPMB dan Kini Diusut

2. Polisi Tangkap Maling BH dan Celana Dalam Wanita di Mukomuko,

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mukomuko menangkap seorang pria berinisial RA (26), warga Desa Air Rami, Kecamatan Air Rami, Kabupaten Mukomuko, yang diduga mencuri BH dan celana dalam milik sejumlah perempuan.

Penangkapan terhadap pelaku pencurian celana dalam ini berdasarkan laporan masyarakat yang diterima polisi pada 3 Juni 2026 lalu.

Kasat Reskrim Polres Mukomuko, AKP Panji Nugraha, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan mengungkapkan pelaku telah beraksi sejak akhir April 2026.

"Dari pemeriksaan yang kami lakukan, pelaku sudah mulai beraksi sejak April 2026 lalu," ungkap AKP Panji dalam konferensi pers di Aula Mapolres Mukomuko, Senin (22/6/2026).

Pelaku diduga mencuri pakaian seperti daster, bra, hingga celana dalam milik korban, kemudian membawa barang hasil curian tersebut ke rumahnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Maling BH dan Celana Dalam Wanita di Mukomuko, Pelaku Warga Desa Air Rami

3. Tabut Besanding di Bengkulu Dipadati Pengunjung di Tengah Guyuran Hujan

Meski diguyur hujan masyarakat tampak antusias mengunjungi tabut yang sedang besanding di simpang tugu dol, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Rabu (24/6/2026).

Dari pantauan TribunBengkulu.com, ada belasan tabut yang diparkirkan dipinggir jalan, hari ini masuk dalam agenda tabut besanding.

Aneka ragam tabut yang terparkir ini ramai dikunjungi masyarakat untuk berfoto, mulai dari keluarga hingga pasangan berfoto dengan tabut yang ada.

Selain tabut kawasan tersebut juga ramai dengan UMKM yang berjualan mulai dari makanan dan minuman.

Salah satu warga Kelurahan Jembatan Kecil, Hadi (42) mengatakan ia dan keluarga mengaku rutin menyaksikan Festival Tabut setiap tahun.

Menurutnya, ia lebih memilih datang pada sore hari karena suasana masih nyaman dan belum terlalu padat oleh kendaraan.

“Setiap tahun saya selalu menonton Tabut. Biasanya datang sore hari karena masih nyaman. Kalau malam hari khawatir terjadi kemacetan,” ujar Hadi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (24/6/2026).

Baca juga: Tabut Besanding, Malam Puncak Festival Tabut yang Mengenang Kejayaan Islam

4. Jelang Tahun Ajaran Baru, Layanan Dukcapil Kota Bengkulu Meningkat

Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, aktivitas pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu mengalami peningkatan signifikan.

Lonjakan permohonan tersebut dipicu oleh tingginya kebutuhan masyarakat untuk melengkapi berbagai persyaratan administrasi, baik untuk masuk sekolah maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Widodo, mengatakan jumlah dokumen kependudukan yang diterbitkan kini mencapai sekitar 400 lembar per hari.

Angka tersebut meningkat dibandingkan hari-hari biasa yang rata-rata berkisar 200 hingga 300 lembar setiap harinya.

“Pada Juni ini merupakan momen memasuki tahun ajaran baru sehingga banyak masyarakat yang mengurus perekaman KTP elektronik, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga, maupun dokumen kependudukan lainnya sebagai persyaratan sekolah maupun perguruan tinggi,” kata Widodo saat diwawancarai wartawan, Jumat (26/6/2026).

Baca juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Layanan Dukcapil Kota Bengkulu Meningkat Capai 400 Dokumen per Hari

5. Keluh Sopir Truk di Bengkulu Keliling Cari Solar

Kelangkaan solar disejumlah daerah di Indonesia kini mulai dirasakan di Provinsi Bengkulu.

Dari pantauan TribunBengkulu.com, antrean solar subsidi di SPBU 24.382.05 Tebeng, Kota Bengkulu mengular hingga ke jalan raya, pada Jumat (26/6/2026).

Antrean didominasi oleh kendaraan distribusi hingga kendaraan pribadi, salah seorang kenek dari sopir truk box bernama Man (50) mengaku harus berkeliling ke sejumlah SPBU di Kota Bengkulu untuk mendapatkan solar bersubsidi.

Man mengatakan, dirinya sempat mendatangi SPBU di kawasan Sukaraja, Kabupaten Seluma.

Namun, saat tiba di lokasi, stok solar telah habis sehingga ia harus melanjutkan pencarian ke SPBU lain.

“Dari Sukaraja sudah kosong. Antreannya juga panjang,” ujar Man saat ditanya TribunBengkulu.com sembari menunggu antrean, Jumat (26/6/2026).

Baca juga: Keluh Sopir Truk di Bengkulu Keliling Cari Solar Hingga Harus Antre Panjang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.