Rincian Terbaru Tarif Speedboat dari Dermaga 16 Ilir Palembang, Naik Terdampak Sulit Dapat Pertalite
Shinta Dwi Anggraini June 27, 2026 01:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Pengemudi speedboat di Sungai Musi, Palembang kini terpaksa menaikan tarif akibat terdampak sulitnya mendapat Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite eceran.

Danang (55), salah satu pengemudi speedboat yang biasa mangkal di Dermaga Pasar 16 Ilir, mengungkapkan kekhawatirannya terkait sulit mendapat BBM. 

"Saya beli BBM melalui Pertamini yang dijual di pinggir Sungai Musi, itu harganya mahal. Dari harga Rp12 ribu, kini naik jadi Rp15 ribu per liternya," ujar Danang pada Sabtu (27/6/2026).

Kata Danang, harga ini lebih tinggi dibandingkan sebelumnya sehingga pengendara speedboat terpaksa menaikkan harga dari sebelumnya.

Untuk rute dari Banyuasin: Jalur 1 hingga Jalur 30 (Jalur 6, 8, 13, 16, 18, 20, 23, 25, 27), Makarti Jaya, Karang Agung, Air Salek, Muara Telang, mulai dari Rp80 ribu.

Untuk rute Musi Banyuasin dan sekitarnya: Jalur Sembilang, Muara Kelang mulai dari Rp200 ribu.

Untuk ke Ogan Komering Ilir (OKI): Rute mencakup wilayah pesisir dan perairan OKI mulai dari Rp250–300 ribu.

"Semakin jauh rute yang ditempuh, maka harganya juga lebih besar," ujar Danang.

Hal yang sama diungkapkan oleh Sakin, seorang pengendara speedboat rute Palembang–Banyuasin, mengungkapkan harga yang diterapkan tergantung dari jarak tempuh.

"Misal ke Jalur 1 itu harganya Rp80 ribu, nah selain dari situ naik harganya," ujar Sakin.

Sakin juga mengungkapkan bahwa kenaikan BBM ini membuat kesulitan untuk speedboat menetapkan tarif, padahal Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite dan Solar tidak naik, namun naik di eceran.

"Untuk memakai drum kan harus menggunakan izin ya, dan itu ribet. Jadi, mau tidak mau kami harus menggunakan eceran itu dengan harga Rp15 ribu," tutupnya.

Namun, meski mengalami kenaikan, penumpang tidak masalah dengan harga yang ditawarkan pasalnya dengan rute yang dituju tidak terlalu jauh dengan daerah tempat tinggalnya.

Salah satunya Maryam yang pulang ke Muara Telang, Banyuasin, mengungkapkan bahwa di daerahnya belum ramai menggunakan travel sehingga rute tercepat menggunakan jalur air speedboat.

"Naik speedboat ini cepat, Kak, jadi tidak masalah harganya Rp170 ribu, worth it sih menurut aku. Dahulu harganya Rp150 ribu," ujarnya.

Namun, ia berharap untuk memudahkan para pengemudi speedboat dan mudah dijangkau oleh penumpang lainnya.

"Ya, kita harapkan BBM turunlah biar enak juga dan harga kembali normal," tutupnya.

 

 

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp TribunSumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.