Laporan Jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, MEDAN SATRIA- Di tengah menjamurnya kuliner kekinian, jajanan jadul berupa lidi-lidian dan aneka makaroni masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
Satu pedagang yang masih mempertahankan camilan lawas tersebut adalah Husni Mubarok.
Ia berjualan di Jalan Pangeran Jayakarta, tepatnya di depan sebuah pabrik rotan, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.
Setiap hari, Husni membuka lapaknya sejak sekira pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.
"Kalau buka kami dari paling pagi jam 7. Kalau tutup, kalau masih ada sampai jam 5 sore," kata Husni saat ditemui TribunBekasi.com, Sabtu (27/6/2026).
Di lapaknya, Husni menjual enam jenis camilan jadul, mulai dari kojek, makaroni spiral, lidi kecil, lidi besar, mie kremes, hingga makaroni bantet.
Seluruh camilan tersebut disajikan dengan beragam pilihan bumbu sesuai selera pembeli.
"Ada bumbu keju, asin, pedas, sama balado," jelasnya.
Harga yang ditawarkan pun cukup ramah di kantong.
Pembeli bisa menikmati camilan tersebut dengan harga mulai Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per porsi.
"Di dagangan kami, paling best seller makaroni spiral sama kojek," ujarnya.
Husni mengaku telah berjualan di kawasan Medan Satria sudah lebih kurang satu tahun.
Sebelumnya, ia juga sempat berjualan di kawasan Perumahan 1 selama lebih dari dua tahun.
Meski hanya menjual jajanan sederhana, dagangannya mampu menarik banyak pelanggan setiap hari.
Dalam sehari, Husni mengaku rata-rata mampu menjual hingga sekitar 100 porsi, dengan mayoritas pembeli memilih porsi seharga Rp 5.000.
"Ada lah, hampir 100 lebih. Rata-rata beli yang Rp 5.000," lugasnya.
Bagi Tribunners yang penasaran ingin mencicipi, silahkan mampir kapan pun karena lapaknya buka setiap hari. (M37)