Mahasiswa NUS Singapura Teliti Arsip Pembangunan Ujung Pandang 1926-1988
Sudirman June 27, 2026 02:06 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Khazanah arsip sejarah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menarik penelitian dunia akademik internasional.

Kali ini, koleksi dokumen UPT Jasa Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel menjadi rujukan penelitian mahasiswa National University of Singapore (NUS) College, salah satu institusi pendidikan tinggi terbaik di Asia.

Bryan Koh Ceng Wee peserta Global Experience Course (GEx) Sulawesi 2026, program kolaborasi antara NUS College dan Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin (Unhas).

GEx merupakan pembelajaran lapangan selama hampir satu bulan yang mempertemukan mahasiswa lintas disiplin ilmu untuk mempelajari isu-isu sosial, lingkungan, budaya, hingga pembangunan melalui pengalaman langsung di berbagai daerah.

Di tengah rangkaian belajar lapangan, Bryan menelusuri jejak perkembangan Kota Ujung Pandang.

Bryan berkelana melalui arsip-arsip resmi pemerintah daerah.

Baca juga: Makassar Bangun Depo Arsip Modern, Dilengkapi Roll O’Pact dan Sistem Digital

Fokus penelitiannya tertuju pada perubahan kota sejak masa kolonial hingga penghujung dekade 1980-an.

Periode penting memperlihatkan transformasi Makassar dari kota pelabuhan kolonial menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia Timur.

Bryan menelusuri dokumen Seri Rencana Pembangunan Kotamadya Ujung Pandang 1926–1988.

Pilihan peneliti Seri Rencana Pembangunan Kotamadya Ujung Pandang 1926–1988 bukan tanpa alasan.

Rentang waktu tersebut merupakan periode menentukan dalam sejarah perkembangan Kota Makassar.

Pada masa kolonial Belanda, Makassar berkembang sebagai pusat perdagangan dan administrasi di kawasan timur Nusantara, terlebih posisi fort Rotterdam menjadi pusat pemerintahan kolonial.

Memasuki abad ke-20, pemerintah mulai menyusun berbagai dokumen perencanaan kota yang mengatur perkembangan kawasan permukiman, perdagangan, hingga jaringan infrastruktur.

Setelah berganti nama menjadi Ujung Pandang pada 1971 bersamaan dengan perluasan wilayah administratif.

Pembangunan kota semakin diarahkan melalui berbagai dokumen rencana induk dan tata ruang,  salah satu tonggaknya pada Perda Rencana Umum Tata Ruang 1988.

Arsip-arsip inilah yang kini menjadi sumber primer penelitian Bryan untuk merekonstruksi perjalanan transformasi Kota Ujung Pandang selama lebih dari enam dekade.

Meski menghadapi kendala bahasa, Bryan mengaku proses penelusuran berjalan lancar didampingi arsiparis.

"Meskipun saya masih terkendala berbahasa Indonesia dengan baik, para staf sangat kooperatif membantu dan memandu seluruh proses pencarian arsip," ujar Bryan dalam keterangannya dikutip pada Sabtu (27/6/2026).

Kepala UPT Jasa Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Mustaana, mengatakan pihaknya terbuka mendorong arsip agar menjadi pusat rujukan sejarah yang dapat diakses berbagai kalangan.

Termasuk peneliti internasional yang ingin menjelajahi dokumen sejarah di Sulsel.

"Kami selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin memanfaatkan arsip sebagai sumber penelitian. Baik mahasiswa, peneliti, akademisi, guru maupun masyarakat umum akan kami layani dengan sebaik-baiknya karena arsip merupakan memori kolektif bangsa yang harus dirawat dan dimanfaatkan untuk kepentingan ilmu pengetahuan," kata Mustaana.

Arsip daerah sebagai rujukan peneliti National University of Singapore menjadi bukti koleksi arsip memiliki nilai akademik.

Bahkan diakui hingga tingkat internasional sehingga mampu menjadi referensi bagi berbagai penelitian lintas negara.

"Semoga ke depan semakin banyak peneliti yang datang memanfaatkan khazanah arsip Sulawesi Selatan. Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar arsip daerah dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan, kajian Keislaman, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan," ujarnya.

Dirinya memastikan arsip Sulsel terbuka bagi para peneliti.

Rujukan yang bersumber dari arsip daerah dinilai menjadi data ilmiah kredibel.

Sehingga penelitian baik nasional dan internasional bisa mengakses data tersebut secara terbuka.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.