TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mempromosikan destinasi wisata Paria Lau' di Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Daeng Manye berkunjung bersama Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas), Jumat (26/6/2026).
Mereka menikmati panorama matahari terbenam di kawasan pesisir Paria Lau, Kelurahan Takalar.
Rombongan tampak mengenakan kaos seragam merah yang menjadi identitas kebersamaan alumni Unhas.
Mereka berkumpul di Kafe Soulmate sebelum menikmati suasana wisata alam Paria Lau.
Kafe tersebut menawarkan hamparan rumput hijau yang tertata rapi di sepanjang kawasan pesisir.
Baca juga: Bupati Daeng Manye Kebut Kawasan Pendidikan Agroekologi, Takalar Siap Jadi Percontohan Nasional
Puluhan kursi pendek dipadukan meja bundar berbahan ban bekas dan meja kayu.
Konsep sederhana itu menghadirkan suasana santai dengan nuansa alami yang tetap terjaga.
Di hadapan alumni, Daeng Manye mengajak masyarakat lebih mengenal potensi wisata Paria Lau.
Ia menilai kawasan tersebut memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan destinasi lainnya.
"Semacam perahu, berada di Paralia Lau, Takalar, ya. Menikmati keindahan sunset di sore hari," ujar Daeng Manye.
Paria Lau' sudah mulai dikenal masyarakat luas.
"Alhamdulillah sudah banyak kafe-kafe berdiri sepanjang jalan ini. Kita tata sedemikian rupa sehingga sifat alamiah dan natural tempat ini tetap terjaga," ujarnya.
Daeng Manye menyebut jika berkunjung ke Takalar belum lengkap jika tak singgah di Paralia Lau.
Keindahan Paralia Lau yaitu hamparan Laut Selat Makassar.
Ada pula pematang empang berwarna hijau dengan hamparan rumput menyerupai lapangan golf.
"Kita merasakan kenyamanan karena angin berhembus dan pepohonan membuat suasana semakin alami."
Promosi tersebut diharapkan semakin meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Takalar.
Pemerintah Kabupaten Takalar juga terus mendorong penataan kawasan tanpa menghilangkan karakter alamnya.
Keindahan matahari terbenam menjadi daya tarik utama yang mulai dikenal masyarakat luas.
Kawasan Paria Lau kini berkembang dengan hadirnya sejumlah kafe bernuansa alam.
Destinasi tersebut menjadi pilihan wisata sore bagi keluarga maupun komunitas di Takalar.