Harga BBM Bakal Turun? Komisaris Utama Pertamina Buka Bocoran Awal Bulan Depan
Wawan Akuba June 27, 2026 02:43 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kabar mengenai kemungkinan turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) kembali mencuat.

Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) meminta jajaran direksi segera menyiapkan skema penyesuaian harga menyusul tren penurunan harga minyak mentah di pasar global.

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, mengungkapkan bahwa dorongan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden yang disampaikan saat dirinya bersama Direktur Utama Pertamina dipanggil ke Istana Negara.

Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan perusahaan energi pelat merah tersebut.

Baca juga: Sosok Siswanto, Wakil Rektor UNY yang Viral Usai Sebut Spanduk Demonstran Sampah

Sebagai bentuk implementasi arahan tersebut, Dewan Komisaris meminta manajemen Pertamina melakukan perhitungan ulang terhadap struktur biaya operasional dan pengadaan energi agar penyesuaian harga BBM dapat direalisasikan secara bertahap.

Ia menyebut harapan agar masyarakat mulai merasakan dampak penurunan harga pada awal bulan mendatang apabila seluruh proyeksi berjalan sesuai rencana.

Pernyataan itu disampaikan Iriawan usai melaksanakan salat Jumat di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Menanggapi pertanyaan mengenai belum turunnya harga BBM domestik di tengah melemahnya harga minyak dunia, Iriawan menjelaskan bahwa penetapan harga tidak dilakukan berdasarkan pergerakan harian pasar internasional.

Pertamina, kata dia, menggunakan formula harga rata-rata minyak pada bulan sebelumnya.

Karena itu, BBM yang saat ini dipasarkan masih berasal dari pembelian minyak dengan harga yang relatif tinggi pada periode sebelumnya.

Ia menilai sistem tersebut justru berfungsi melindungi masyarakat dari gejolak harga yang terlalu cepat berubah.

Dengan mekanisme rata-rata bulanan, konsumen tidak langsung terkena dampak ketika harga minyak dunia melonjak secara tiba-tiba.

Karena itu, dampak penuh dari turunnya harga minyak global baru diperkirakan akan terlihat pada periode evaluasi berikutnya, termasuk kemungkinan penyesuaian yang lebih signifikan mulai 1 Agustus mendatang.

Selain membahas harga BBM, Iriawan juga menyampaikan perkembangan positif terkait distribusi energi nasional.

Baca juga: Sony Sonjaya Bantah Jadi Aktor Utama Korupsi MBG, Mengaku Hanya Jalankan Tugas

Salah satu kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), yakni Kapal Gamsunoro, disebut telah berhasil melintasi Selat Hormuz dan mencapai wilayah yang aman.

Menurutnya, Pertamina terus memantau perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah melalui pusat kendali krisis yang beroperasi selama 24 jam, termasuk berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan perwakilan Indonesia di kawasan tersebut.

Ia memastikan perusahaan tetap berupaya menjaga keamanan jalur distribusi energi agar pasokan kebutuhan dalam negeri tidak terganggu. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.