Zahira Khairani Remaja Rawalumbu Bekasi Wakili Indonesia di AYIMUN ke-21 di Thailand
Joseph Wesly June 27, 2026 04:50 PM

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, RAWALUMBU- Prestasi diciptakan Zahira Khairani (15), bocah perempuan asal Rawalumbu, Kota Bekasi.

Zahira resmi terpilih sebagai satu dari sekian delegasi Indonesia dalam ajang bergengsi Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-21. 

Siswi SMP Global Sevilla School Pulomas tersebut mewakili Indonesia usai sebelumnya lolos seleksi ketat dan akan bersanding dengan ratusan pemimpin muda dari berbagai negara. 

Konferensi simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bertaraf internasional itu berlangsung sejak 26 hingga 29 Juni 2026 di Rama Gardens Hotel, Bangkok, Thailand.

Berkaitan hal itu, Zahira mengatakan, dirinya akan membuktikan kapasitas diplomasi generasi muda Indonesia di panggung global yang mengusung tema 'Empowering Future Leaders for a Better World' itu. 

"Usia bukanlah halangan untuk menyuarakan gagasan dan berkontribusi dalam memecahkan tantangan dunia modern," kata Zahira, Sabtu (27/6/2026).

Selama konferensi, Zahira menjelaskan aktif bernegosiasi, berpidato, serta merumuskan resolusi bersama delegasi lintas negara.

Ia pun bertekad untuk membawa suara generasi muda Indonesia ke forum dunia.

“Saya ingin menunjukkan bahwa remaja Indonesia mampu berkontribusi dalam isu-isu global, khususnya lingkungan hidup. Melalui AYIMUN, saya berharap dapat belajar sekaligus menyampaikan perspektif kritis yang bermanfaat bagi masa depan dunia,” jelasnya.

Sebagai informasi, Zahira bukanlah sosok baru di dunia prestasi remaja nasional. 

Sebelumnya, ia juga sempat meraih gelar Puteri Anak Indonesia Lingkungan 2023. 

Konsistensinya dalam mengadvokasi isu lingkungan kini dibawa ke level lebih tinggi melalui forum diplomasi internasional. 

Kemudian untuk AYIMUN merupakan platform tahunan yang diselenggarakan oleh International Global Network (IGN). 

Program ini dirancang untuk melatih para pemimpin masa depan memahami mekanisme diplomasi internasional, hukum global, serta meningkatkan kemampuan analisis terhadap isu-isu dunia. (M37)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.