TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Palangka Raya mulai dibuka pada Senin (29/6/2026).
Menjelang pembukaan pendaftaran, Dinas Pendidikan Palangka Raya mengimbau para orang tua memilih jalur penerimaan sesuai ketentuan agar proses seleksi berjalan tertib dan lancar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Palangka Raya, Jayani, mengatakan orang tua sebaiknya mendaftarkan anak ke sekolah yang berada di wilayah domisilinya.
"Saya mengimbau kepada orang tua agar mendaftarkan anak di sekolah yang berada dalam wilayah domisilinya. Selain memang menjadi hak mereka, sekolah yang dekat dengan rumah juga akan memudahkan orang tua, baik dari sisi transportasi maupun biaya," ujarnya kepada Tribunkalteng.com, Sabtu (27/6/2026).
Bagi calon murid yang ingin bersekolah di luar wilayah domisili, Jayani mengatakan masih tersedia jalur prestasi. Bahkan, kuota jalur prestasi tahun ini meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Kalau memang ingin memilih sekolah diluar zonasi, bisa menggunakan jalur prestasi. Dulu sekitar 15 persen, sekarang hampir 30 persen. Artinya, anak-anak yang memiliki prestasi memiliki kesempatan lebih besar memilih sekolah yang diinginkan," jelasnya.
Sementara itu, bagi keluarga kurang mampu, pemerintah menyediakan jalur afirmasi agar anak tetap memperoleh akses pendidikan. Selain itu, tersedia pula jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua dengan kuota yang telah ditetapkan.
"Jalur afirmasi memang disiapkan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan akses pendidikan. Selain itu ada juga jalur perpindahan tugas orang tua, meski persentasenya relatif kecil," katanya.
Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya membuka empat jalur penerimaan, yakni domisili, afirmasi, prestasi, serta mutasi atau perpindahan tugas orang tua.
Pendaftaran jalur domisili dilakukan secara daring melalui website https://kotapalangkaraya.spmb.id, sedangkan jalur afirmasi, prestasi, dan mutasi dilakukan secara langsung (offline) di sekolah tujuan.
Persyaratan umum yang harus disiapkan meliputi akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL), KTP orang tua atau wali, pasfoto ukuran 3x4, serta khusus jenjang SMP usia calon murid maksimal 15 tahun per 1 Juli 2026.
Adapun kuota penerimaan terdiri atas jalur domisili 45 persen, afirmasi 20 persen, prestasi 30 persen, dan mutasi atau perpindahan tugas orang tua sebesar 5 persen
Jayani mengatakan sistem pendaftaran melalui website SPMB tahun ini telah disempurnakan sehingga membantu calon murid memilih sekolah sesuai wilayah domisili.
"Sistem akan menunjukkan sekolah yang sesuai dengan wilayah domisili calon siswa. Kalau tetap memaksakan memilih sekolah tertentu melalui jalur domisili, ada kemungkinan akan tereliminasi karena kalah dengan calon siswa yang tempat tinggalnya lebih dekat," tuturnya.
Baca juga: Hari Kedua SPMB 2026, SMA Negeri 2 Palangka Raya Buka 432 Kuota di 4 Jalur, Teliti Unggah Berkas
Baca juga: Antusiasme Hari Pertama SPMB, Kepala SMKN 3 Palangka Raya: Pendaftaran Dibuka hingga 25 Juni
Ia berharap masyarakat tidak lagi memaksakan masuk ke sekolah tertentu karena kualitas sekolah negeri di Kota Palangka Raya kini semakin merata.
"Harapannya, masyarakat tidak lagi memaksakan masuk ke sekolah tertentu yang dianggap favorit. Pada dasarnya seluruh sekolah di Kota Palangka Raya memiliki kualitas yang sama. Fasilitas, teknologi informasi, maupun tenaga gurunya sudah semakin merata," ucapnya.
Jayani juga mengajak seluruh orang tua dan masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan SPMB agar berjalan jujur, adil, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci agar seluruh calon murid memperoleh kesempatan yang sama dalam proses penerimaan.
Untuk memudahkan masyarakat, Dinas Pendidikan juga telah menetapkan jadwal pelaksanaan SPMB sebagai berikut:
Pendaftaran: 29 Juni–1 Juli 2026
Seleksi berkas: 2 Juli 2026
Pengumuman hasil: 3 Juli 2026
Daftar ulang: 6–7 Juli 2026
Hari pertama masuk sekolah: 13 Juli 2026
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS): 13–17 Juli 2026