TRIBUN-MEDAN.COM - Wakil Bupati Pakpak Bharat, H. Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd, menyerahkan bantuan sosial yang ditujukan bagi penyandang disabilitas, korban penyalahgunaan narkoba, serta keluarga kurang mampu dan fakir miskin, Jumat (26/6/2026).
Bantuan ini merupakan program dari Kementerian Sosial RI melalui Centra Insyaf Medan, yang diharapkan dapat membawa manfaat nyata bagi penerima.
Dalam sambutannya mewakili Bupati Franc Bernhard Tumanggor, Mutsyuhito menekankan bahwa bantuan sosial harus dipandang sebagai stimulan atau pendorong, bukan sebagai sesuatu yang membuat masyarakat bergantung.
"Namanya bantuan, tapi kita jangan selalu bergantung pada bantuan. Mari kita jadikan ini sebagai stimulan, pendorong, dan harus ada dampak nyata bagi kemajuan pertanian kita. Demikian juga bantuan lainnya, bantuan bagi penyandang disabilitas juga bersifat stimulan, supaya kita bisa bekerja, berusaha di tengah keterbatasan yang ada," ucapnya penuh semangat.
Pesan ini mencerminkan visi Bupati dan Wakil Bupati agar masyarakat penerima bantuan mampu mengembangkan potensi diri dan menjadikan bantuan sebagai modal awal untuk bangkit.
Mutsyuhito juga berharap agar bantuan ini tidak berhenti pada penerima pertama, melainkan dapat bergulir dan berkembang di tengah masyarakat.
"Kalau kita berhasil setelah ini, mari kita bantu juga saudara-saudara kita yang lain, demikian seterusnya sehingga kita semua mendapatkan manfaatnya," tambahnya.
Ia mengajak masyarakat untuk menanamkan niat bahwa setelah menerima bantuan, suatu saat mereka juga akan membantu orang lain. Dengan begitu, tercipta lingkaran kebaikan yang berkelanjutan.
Adapun bantuan yang dibagikan cukup beragam dan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, antara lain:
- Peralatan pangkas
- Alat semprot pertanian
- Peralatan pertanian sawit
- Pupuk dan obat-obatan pertanian
- Bibit jagung
- Mesin jahit
- Serta berbagai bantuan lain yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Bantuan ini tidak hanya menyasar kebutuhan dasar, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat, baik di sektor pertanian maupun keterampilan usaha kecil.
Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk berterima kasih kepada Kementerian Sosial RI melalui Dirjen Rehabilitasi Sosial Centra Insyaf Medan atas dukungan yang diberikan.
Ia menegaskan bahwa langkah ini diharapkan membawa berkah dan kemajuan bagi Kabupaten Pakpak Bharat.
Bantuan sosial ini bukan sekadar pemberian, melainkan sebuah pesan moral agar masyarakat mampu berdiri di atas kaki sendiri, mengembangkan usaha, dan pada akhirnya ikut membantu sesama.
Dengan semangat gotong royong dan sikap saling mendukung, cita-cita membangun Pakpak Bharat yang lebih maju dan sejahtera dapat terwujud.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui IVA Test di Pakpak Bharat