TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan Medan mengatakan akan menyelidiki penyebab kebakaran pabrik sepatu, dan sandal di pabrik PT Yumeida, Jalan Perintis, Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Riski Lubis mengatakan, pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi.
Mereka akan bekerjasama dengan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumut untuk mengidentifikasi.
"Saat ini anggota masih berada di lokasi kejadian. Kami akan menyelidiki, dan berkordinasi dengan Labfor Polda Sumut,"kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Riski Lubis, Sabtu (27/6/2026).
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda sebuah pabrik PT Yumeida, Jalan Perintis, Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Api disertai asap hitam tampak membumbung tinggi ke langit dari area pabrik bercat putih bagian luar tembok.
Kebakaran diperkirakan mulai sekitar pukul 05:00 WIB, sampai pukul 12:00 WIB, atau selama 7 jam.
Hubungan Masyarakat (Humas) PT Yumeida, Tanjil mengatakan api berasal dari gudang penyimpanan bahan baku pembuatan sepatu, sandal, dan kaus kaki.
Meski demikian, ia belum mengetahui pemicu api muncul, lalu begitu cepat membesar.
"Yang terbakar bahan-bahan kita untuk produksi, produksi kaus kaki,"kata Tanjil, Humas PT Yumeida, di lokasi, Sabtu (27/6/2026).
Tanjil menjelaskan, api mulai berkobar sejak pukul 05:00 WIB lebih.
Saat kejadian, kondisi pabrik sedang kosong, tak ada karyawan karena memang tak ada produksi di shift malam.
Para karyawan baru mulai bekerja sekitar pukul 08:00 WIB, hingga sore.
Sehingga sejauh ini tidak ada korban luka, maupun korban jiwa.
"Saat kejadian tidak ada pekerjaan dan hanya satpam yang ada di lokasi. Sejauh ini tidak ada korban luka."
Diketahui, kebakaran hebat melanda sebuah pabrik PT Yumeida, Jalan Perintis, Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Api disertai asap hitam tampak membumbung tinggi ke langit dari area pabrik bercat putih bagian luar tembok.
Kebakaran diperkirakan mulai sekitar pukul 05:00 WIB, sampai pukul 12:00 WIB, atau selama 7 jam.
(Cr25/Tribun-medan.com)