Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Malam Minggu kali ini terasa berbeda bagi Hayani (43), Atik (51), dan Fitri (44). Tiga sahabat asal Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, itu memilih menghabiskan akhir pekan di kawasan Bundaran HI untuk merayakan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta, Sabtu (27/6/2026).
Sejak sore, mereka sudah meninggalkan rumah demi menikmati kemeriahan pesta rakyat yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Selain ingin menyaksikan hiburan di panggung utama, mereka juga memanfaatkan tarif spesial transportasi umum yang hanya Rp 1.
"Kami berangkat dari rumah pukul 15.00 WIB. Naik TransJakarta dulu, terus sambung MRT karena jalan ke arah sini sudah ditutup," ujar Hayani saat ditemui di kawasan Bundaran HI.
Informasi mengenai perayaan HUT Jakarta itu mereka dapatkan dari media sosial. Rasa penasaran terhadap kemeriahan acara membuat mereka memutuskan datang langsung.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB, Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin telah ditutup untuk kendaraan.
Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI untuk menikmati berbagai pertunjukan sembari menunggu penampilan musisi nasional pada malam puncak perayaan.
Pengunjung tampak memanfaatkan kesempatan berfoto di berbagai instalasi bertema Betawi, mulai dari ondel-ondel, ornamen bertuliskan "Jakarta 5 Abad", hingga panggung utama yang berdiri megah di sisi barat Bundaran HI.
Bagi Hayani, fasilitas transportasi umum Jakarta saat ini sudah jauh lebih nyaman. Menurutnya, kebijakan tarif Rp 1 selama perayaan HUT Jakarta menjadi nilai tambah yang membuat masyarakat semakin tertarik menggunakan angkutan umum.
"Transportasinya bagus. Tadi juga bisa menikmati tarif Rp 1, jadi senang," ujarnya.
Meski mengapresiasi perkembangan Jakarta, perempuan asli Betawi itu tetap menyimpan harapan untuk ibu kota yang segera memasuki usia lima abad.
Ia berharap harga kebutuhan pokok dan bahan bakar dapat lebih stabil sehingga tidak semakin membebani masyarakat.
"Semoga Jakarta makin maju, makin jaya. Harapannya harga sembako jangan naik terus. BBM juga mudah-mudahan stabil lagi," katanya.
Hayani juga berharap pemerintah terus membenahi sistem drainase di permukiman agar persoalan banjir dapat diminimalkan.
"Drainasenya masih ada yang kurang. Mudah-mudahan bisa diperlebar lagi supaya enggak banjir," tuturnya.
Sebagai warga Betawi, Hayani turut berharap budaya lokal terus mendapat ruang untuk berkembang.
Menurutnya, ikon seperti ondel-ondel sebaiknya lebih banyak ditampilkan dalam kegiatan pelestarian budaya dibanding sekadar digunakan untuk mengamen di jalan.
"Biar budaya Betawi tetap dilestarikan," ucapnya.
Di tengah lautan manusia yang memenuhi Bundaran HI, malam itu bukan sekadar menjadi ajang menikmati konser.
Bagi Hayani dan teman-temannya, perayaan HUT Jakarta juga menjadi kesempatan merasakan wajah ibu kota yang lebih ramah bagi warganya mulai dari transportasi yang terjangkau hingga ruang publik yang dipenuhi hiburan untuk semua kalangan. (m27)