TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pelanggan Astra Daihatsu bersama masyarakat Pekanbaru mendapat kesempatan mencoba langsung Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid melalui kegiatan test drive yang digelar di Istana Koki King, Jalan Soekarno Hatta, Sabtu (27/6/2026).
Agenda test drive Rocky e-Smart Hybrid ini menjadi bagian dari pengenalan teknologi hybrid Daihatsu kepada pasar Riau.
Kepala Cabang Astra Daihatsu Pekanbaru, Yohanes Erwin Anggriani mengatakan, kegiatan tersebut sengaja diselenggarakan agar masyarakat dapat merasakan langsung keunggulan Rocky e-Smart Hybrid sebelum memutuskan untuk membeli.
Baca juga: Agung Toyota Riau Perkenalkan New Veloz Hybrid EV di Pameran Toyota Space Pekanbaru
Baca juga: Deretan Mobil Hybrid Warnai Toyota Expo 2025 di Mal SKA Pekanbaru
"Ini merupakan unit Rocky e-Smart Hybrid pertama yang kami hadirkan di Pekanbaru. Kami mengundang customer dan masyarakat untuk mengenal lebih dekat sekaligus mencoba langsung performanya," kata Yohanes kepada Tribun, Sabtu (27/6/2026).
Rocky e-Smart Hybrid mengadopsi sistem series hybrid, mesin bensin tidak secara langsung menggerakkan roda, melainkan menghasilkan energi listrik yang disimpan pada baterai.
Selanjutnya motor listrik menjadi sumber tenaga utama saat kendaraan melaju.
Menggunakan teknologi tersebut, mobil mampu menghadirkan akselerasi yang responsif sekaligus tetap hemat bahan bakar.
Berdasarkan data pengujian, konsumsi BBM mencapai sekitar 28,7 kilometer per liter, bahkan dalam pengujian sejumlah media nasional pernah mencatat angka 35 kilometer per liter.
Yohanes menyebut salah satu keunggulan yang paling disukai konsumen adalah tidak perlunya melakukan pengisian baterai menggunakan charger eksternal.
Seluruh proses pengisian berlangsung otomatis selama kendaraan digunakan.
Selain itu, karakter motor listrik membuat suara kabin menjadi lebih senyap sehingga meningkatkan kenyamanan berkendara, baik di jalan perkotaan maupun saat perjalanan jarak jauh.
Daihatsu juga membekali Rocky e-Smart Hybrid dengan beragam fitur modern seperti Smart Pedal, Electronic Parking Brake, Auto Brake Hold, serta berbagai teknologi keselamatan yang mendukung kenyamanan dan keamanan pengemudi.
Menurut Yohanes, Rocky e-Smart Hybrid menjadi salah satu pilihan kendaraan elektrifikasi dengan harga yang relatif kompetitif di kelasnya.
Saat ini mobil tersebut dipasarkan di Pekanbaru mulai sekitar Rp305 jutaan.
Untuk memudahkan konsumen, Astra Daihatsu Pekanbaru menawarkan program kredit dengan angsuran mulai sekitar Rp5 jutaan per bulan selama tenor lima tahun, disertai berbagai promo penjualan yang berlangsung hingga Juli 2026.
Selama periode promosi, pembeli juga berkesempatan memperoleh berbagai bonus menarik berupa hadiah elektronik serta keuntungan program khusus yang telah disiapkan dealer.
Astra Daihatsu Pekanbaru menargetkan penjualan Rocky e-Smart Hybrid sebanyak 15 hingga 30 unit setiap bulan.
Meski menyasar pasar yang lebih spesifik dibanding model Daihatsu lainnya, perusahaan optimistis tren kendaraan hemat energi akan terus berkembang dan mendapat respons positif dari masyarakat Riau.
Apa Itu Kendaraan Hybrid dan Jenis-Jenis Kendaraan Hybrid
Kendaraan hybrid adalah kendaraan yang menggabungkan dua sumber tenaga berbeda: mesin pembakaran dalam (umumnya bensin, jarang diesel) dan motor listrik yang didukung baterai isi ulang.
Tujuannya: menghemat bahan bakar, menekan emisi gas buang, dan tetap menjaga tenaga serta jangkauan tempuh seperti mobil biasa.
Cara Kerja Dasar
Sistem ini dikelola oleh komputer cerdas yang secara otomatis memilih sumber tenaga paling efisien sesuai kondisi jalan :
- Kecepatan rendah/berhenti: Hanya pakai motor listrik --> tidak pakai bensin, tidak ada emisi
- Akselerasi/menanjak: Mesin bensin + motor listrik bekerja bersamaan --> tenaga lebih besar, beban mesin ringan
- Kecepatan stabil: Hanya mesin bensin yang bekerja dengan efisiensi puncak
- Saat mengerem: Sistem pengereman regeneratif mengubah energi gerak menjadi listrik untuk mengisi ulang baterai
Jenis-Jenis Kendaraan Hybrid
1. Hybrid Ringan (MHEV – Mild Hybrid)
- Motor listrik kecil, tidak bisa menggerakkan roda sendirian
- Hanya membantu akselerasi dan mematikan mesin saat berhenti
- Tidak perlu dicas eksternal, isi ulang otomatis
Contoh: Suzuki Ertiga Hybrid, Toyota Corolla Cross 1.8 MHEV
2. Hybrid Penuh / Mandiri (HEV – Full Hybrid)
- Motor listrik lebih besar, bisa berjalan murni listrik hingga 2–5 km
- Isi ulang baterai otomatis dari mesin dan pengereman
- Tidak perlu colokan listrik di rumah/jalan
Contoh: Toyota Prius, Camry Hybrid, Honda CR-V Hybrid
3. Hybrid Colok (PHEV – Plug-in Hybrid)
- Baterai paling besar, bisa berjalan murni listrik 20–80 km
- Bisa diisi ulang lewat colokan listrik rumah/SPKLU
- Jika baterai habis, berfungsi persis seperti HEV
Contoh: Mitsubishi Outlander PHEV, Toyota RAV4 Prime
4. Hybrid Seri dan Paralel
- Paralel: Mesin dan motor sama-sama bisa memutar roda
- Seri: Hanya motor listrik yang memutar roda; mesin bensin hanya jadi pembangkit listrik
Kelebihan
- Sangat hemat bensin (25–50 persen lebih irit dibanding mobil biasa)
- Emisi CO₂ lebih rendah, lebih ramah lingkungan
- Tenaga responsif, akselerasi halus dan senyap
- Tidak perlu khawatir kehabisan daya seperti mobil listrik murni
- Baterai awet, umumnya bergaransi 8–10 tahun
Kekurangan
- Harga beli awal lebih mahal (15–30 % lebih tinggi)
- Biaya perawatan sedikit lebih rumit karena ada dua sistem
- Bobot kendaraan lebih berat karena tambahan baterai
- Jika baterai rusak, biaya penggantian cukup mahal (namun jarang terjadi)
( Tribunpekanbaru.com / Alexander )