ICF Ajukan Banyuwangi sebagai Tuan Rumah Indonesia BMX Series Tahun Depan
Cak Sur June 27, 2026 09:32 PM

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Pengurus Pusat Indonesia Cycling Federation (ICF) resmi mengajukan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), sebagai tuan rumah kejuaraan bergengsi Indonesia BMX Series tahun depan.

Ajang balap sepeda internasional tersebut digagas langsung oleh Asian Cycling Confederation (ACC), atau Federasi Balap Sepeda Asia.

Rencana strategis ini diungkapkan langsung oleh Sekretaris Jenderal PP ICF, Jadi Rajagukguk, saat membuka kompetisi Banyuwangi BMX Supercross pada Sabtu (27/6/2026).

Pihaknya mengusulkan agar ajang kelas Asia tersebut diselenggarakan di Sirkuit BMX International Muncar, Banyuwangi.

"Kami ajukan kejuaraan tersebut digelar di Sirkuit BMX International Banyuwangi," ujar Jadi Rajagukguk di sela-sela pembukaan acara.

Kualitas Sirkuit Standar Olimpiade Jadi Nilai Jual Utama

Menurut Jadi, Sirkuit BMX International Muncar Banyuwangi merupakan salah satu lintasan terbaik di Asia saat ini yang telah memenuhi standar Olimpiade.

Sirkuit tersebut, dikenal memiliki karakteristik unik serta tingkat kesulitan menantang yang sangat baik untuk menguji ketangkasan para atlet profesional.

Berikut spesifikasi teknis keunggulan Sirkuit BMX International Muncar:

  • Panjang Lintasan: Memiliki track sepanjang 465 meter.
  • Rintangan (Obstacle): Dilengkapi dengan 4 high jump yang menantang.
  • Pintu Start (Start Gate): Memiliki dua start gate dengan ketinggian 5 meter dan 8 meter.
  • Lajur lintasan: Terdiri dari 7 line dengan karakteristik berbeda yang fleksibel untuk berbagai kelas perlombaan.

"Sirkuit ini yang terbaik yang saya lihat saat ini di Asia. Beberapa atlet Asia juga mengatakan hal yang sama. Ditunjang lagi Banyuwangi konsisten menggelar kejuaraan skala nasional dan internasional," kata Jadi menambahkan.

Keunggulan infrastruktur tersebut menjadi nilai jual utama bagi ICF untuk terus mempromosikan Banyuwangi di kongres federasi balap sepeda internasional, baik di tingkat Asia (ACC) maupun tingkat dunia di bawah Union Cycliste Internationale (UCI).

Dorong Kompetisi Kategori C1 untuk Dongkrak Poin Atlet

Keberadaan Sirkuit BMX International Muncar dinilai sangat selaras dengan visi jangka panjang federasi nasional.

ICF berkomitmen penuh mendorong lebih banyak kompetisi kelas dunia digelar di Indonesia, khususnya yang mengantongi minimal kategori C1 dari UCI.

Kompetisi dengan kategori C1 sangat krusial, karena menawarkan akumulasi poin yang tinggi bagi pembalap.

Poin tersebut berguna untuk mendongkrak peringkat atlet di level internasional serta membuka jalan menuju kualifikasi kejuaraan dunia.

"Kompetisi internasional kategori C1 ini memiliki poin cukup tinggi bagi pembalap. Itu sebabnya banyak peserta dari luar negeri juga turut serta dalam kompetisi ini," tutur Jadi.

Sebagai rencana pengembangan atlet secara merata, Indonesia BMX Series tahun depan tidak hanya dipusatkan di Jawa Timur. ICF memproyeksikan kompetisi berseri ini juga akan digelar di beberapa provinsi lain, seperti Sumatra Selatan, DKI Jakarta, dan Kalimantan Timur.

Ringkasan: ICF resmi mengusulkan Sirkuit BMX International Muncar Banyuwangi sebagai tuan rumah utama Indonesia BMX Series, karena memiliki fasilitas berstandar Olimpiade yang diakui di tingkat Asia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.