Kushedya Hari Yudo Ungkap Sosok yang Membuatnya Pilih Gabung Persela Lamongan
Ndaru Wijayanto June 27, 2026 10:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Kushedya Hari Yudo resmi menjadi bagian dari Persela Lamongan untuk menghadapi kompetisi Championship 2026/2027 atau Liga 2.

Penyerang sayap asal Malang itu mengaku memiliki sejumlah alasan hingga akhirnya menerima pinangan Laskar Joko Tingkir.

Menurut Yudo, Persela merupakan salah satu klub besar dan legendaris di sepak bola Indonesia sehingga menjadi kebanggaan tersendiri bisa mengenakan jersey biru kebanggaan Lamongan.

"Persela tim legend dan tim besar di liga Indonesia. Semua sudah tahu seperti apa Persela. Saya sangat bangga bergabung dengan Persela," kata Kushedya Hari Yudo.

Selain faktor sejarah klub, kedekatan jarak antara Lamongan dan kampung halamannya di Malang juga menjadi pertimbangan penting.

Berbeda saat membela PSPS Riau maupun Kendal Tornado FC yang membuatnya harus menempuh perjalanan jauh untuk pulang, kini ia bisa lebih dekat dengan keluarga.

Satu alasan lain, karena adanya senior Yudo di Persela, Hendro Siswanto. Hendro sudah sejak musim lalu menjadi bagian Persela. Bahkan, pemain berusia 36 tahun itu menjadi kapten tim.

Baca juga: Genjot Pembinaan Sejak Muda dan Anak-anak, Persela Dan PSSI Lamongan Gelar Kompetisi Usia Dini

Ketertarikan membela Persela bermula dari obrolan dengan Hendro di pertandingan terakhir musim lalu antara Kendal Tornado FC dan Persela.

Gayung bersambut, obrolan itu terus berkembang setelah Hendro juga tetap bertahan di Persela.

"Mas Hendro dia senior saya, jadi yang saya contoh dari dia dari latihannya, jaga kondisi. Saya akui mas Hendro panutan," ucapnya.

Yudo mangaku tidak sabar memulai musim baru dengan Persela. Apalagi musim ini, suporter Persela sudah bisa hadir langsung ke stadion. Setelah musim lalu dilarang karena sanksi.

"Dengan atmosfer ini, Persela harus bisa lebih baik lagi. Siapa tahu rejekinya, dengan kerja keras bisa lolos Liga 1 . Bisa bikin bangga warga Lamongan," kata Yudo penuh antusias.

Demi bisa menuntaskan ambisi itu, Yudo mengaku akan bekerja sangat keras di bawah arahan Bima Sakti, pelatih Persela.

Musim lalu ia tampil baik bersama Kendal Tornado FC. Yudo berhasil mencetak 7 gol dan 4 assist dari 24 pertandingan.

"Pokoknya Persela harus papan atas. Gak tahu caranya gimana, entah latihannya nanti gimana dengan coach Bima Sakti, mau disiksa gimana, yang penting Persela harus papan atas. Siap mati-matian demi Persela," pungkasnya 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.