Padatnya HUT Jakarta di Bundaran HI: Anak Terpisah dari Ortu, Istri Terpisah dari Suami
Acos Abdul Qodir June 27, 2026 11:33 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepadatan pengunjung saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026) malam, menyebabkan seorang anak perempuan terpisah dari orang tuanya.

Dalam peristiwa yang sama, seorang istri juga terpisah dari suaminya di tengah lautan warga.

Kedua peristiwa tersebut ditangani petugas Pos Polisi (Pospol) Bundaran HI melalui pengumuman menggunakan pengeras suara.

Cara itu dipilih karena kepadatan pengunjung menyebabkan jaringan telepon seluler di sekitar lokasi tidak berjalan optimal.

Anak Berhasil Diamankan Petugas

Anak perempuan berusia sembilan tahun bernama Arsifa ditemukan petugas dalam kondisi selamat setelah terpisah dari keluarganya saat ribuan warga memadati area sekitar panggung utama.

Petugas kemudian mengumumkan identitas Arsifa melalui pengeras suara agar keluarganya segera datang ke Pospol Bundaran HI.

"Telah ditemukan anak hilang atas nama Arsifa umur 9 tahun dengan ciri-ciri mengenakan kaos kombinasi putih-pink, kemudian celana pendek warna pink," demikian pengumuman petugas.

Petugas juga meminta Ismiati, ibu Arsifa, segera menuju Pospol Bundaran HI untuk menjemput putrinya. Arsifa diketahui merupakan warga Tebet, Jakarta Selatan.

Baca juga: Potret Unik HUT Ke-499 Jakarta: Atap Mobil Damkar Jadi Tribun Dadakan Warga

Istri Terpisah dari Suami

Tak lama kemudian, pengeras suara kembali digunakan untuk membantu mempertemukan anggota keluarga yang terpisah.

Seorang perempuan bernama Niken mendatangi Pospol Bundaran HI setelah terpisah dari suaminya, Salman, di tengah keramaian.

"Bapak Salman ditunggu istrinya atas nama Niken di Pospol Bundaran HI," demikian pengumuman petugas.

Gangguan Sinyal Jadi Kendala

Petugas menggunakan pengeras suara karena padatnya pengunjung sejak sore hingga malam menyebabkan gangguan sinyal telepon seluler di kawasan Bundaran HI.

Kondisi tersebut membuat pengumuman langsung menjadi cara paling efektif untuk membantu mempertemukan warga yang terpisah dari anggota keluarganya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keramaian dalam acara berskala besar berpotensi membuat anggota keluarga terpisah. Karena itu, masyarakat yang menghadiri kegiatan serupa, terutama yang membawa anak-anak maupun lansia, perlu menentukan titik temu dan menjaga komunikasi selama berada di lokasi.

Baca juga: Profil Siswanto, Wakil Rektor UNY yang Viral karena Cekcok dengan Mahasiswa tentang SPPG

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.