TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Ribuan guru TPA/TPQ dan Huffazh menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk.
Bantuan tersebut diserahkan saat apel pembinaan guru TPA/TPQ dan Huffazh.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.
Kang Marhaen -sapaan Bupati- mengatakan keberadaan guru ngaji memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri dalam membangun kualitas sumber daya manusia tanpa dukungan para guru, ustaz, ustazah, pondok pesantren, dan madrasah diniyah.
Baca juga: Pemkab Nganjuk Perkuat Peran Penyuluh, Kang Marhaen : Garda Terdepan Sukseskan Kedaulatan Pangan
Karena itu, Pemkab Nganjuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama, agar pendidikan keagamaan dapat berjalan semakin optimal di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk.
"Pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam memberikan pendidikan agama secara langsung. Kami menggandeng Kementerian Agama, pondok pesantren, madrasah diniyah, serta guru untuk bersama-sama membangun Nganjuk," katanya, Sabtu (27/6/2026).
Selain pemberian insentif, pemerintah daerah juga terus berupaya menghadirkan berbagai program pendukung bagi guru ngaji dan keluarganya.
Termasuk pemberian beasiswa bagi putra-putri mereka sebagai bentuk perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan.
Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pendidik Al-Qur'an.
"Mari terus menjaga semangat mengajar di tengah berbagai tantangan. Apa yang dilakukan para pendidik Al-Qur'an bukan sekadar mengajarkan bacaan Al-Qur'an, tetapi juga menanamkan akhlak, kejujuran, disiplin, dan nilai-nilai moral," jelasnya.
Baca juga: Bupati Nganjuk Kang Marhaen Hadiri Forum Investasi
Ia mengingatkan ilmu yang diajarkan guru kepada muridnya akan menjadi amal yang terus mengalir dan memberikan manfaat.
Bahkan, bukan tidak mungkin kelak para murid yang saat ini belajar mengaji akan menjadi pemimpin bangsa maupun daerah yang membawa perubahan positif bagi Kabupaten Nganjuk.
Pada kesempatan ini, sebanyak 7.654 guru TPA/TPQ dan 435 Huffazh menerima bantuan insentif masing-masing sebesar Rp 1 juta.
Program ini menjadi salah satu bentuk penghargaan Pemkab Nganjuk kepada para pendidik yang selama ini berperan dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan Al-Qur'an.
Baca juga: Pemkab Nganjuk Dorong Kader UPPKA Jadi Pengusaha Tangguh dan Melek Digital
"Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan perhatian terhadap para guru TPA/TPQ dan Huffazh sesuai kemampuan keuangan daerah," tutupnya.
(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)