TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN- Ribuan peserta Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) 2026 telah memadati kawasan Pantai Karangbolong, Kebumen, Sabtu sore, 27 Juni 2026.
Sebanyak 1.500 pelari dari berbagai daerah bersiap menaklukan lintasan lari di pesisir Samudera Hindia besok, Minggu 28 Juni 2026.
Kompetisi bergengsi ini terbagi dalam empat kategori jarak, yakni 50 km, 30 km, 17 km, serta 7 km.
Baca juga: Antisipasi Kebakaran, Polisi Periksa Prosedur Keselamatan Pekerja Las di Pelabuhan Pati
Baca juga: Tiga Sumur Bor Bantuan Untuk Masyarakat Jepara Mulai Difungsikan Atasi Kekeringan
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen Frans Haidar mengatakan, even ini menawarkan pengalaman beda bagi peserta.
Mereka bukan hanya merasakan manfaat olahraga, namun juga menikmati keindahan alam Kebumen yang tak dijumpai di tempat lain.
Jumlah peserta yang mencapai 1500 orang menunjukkan tingginya animo mereka mengikuti even yang menggabungkan perjalanan wisata dengan olahraga (Sport Tourism) ini.
"Dari jumlah itu, hanya 400 orang yang dari Kebumen. 1100 peserta dari luar daerah, " katanya, Sabtu 27 Juni 2026
Even semacam ini dinilainya lebih mudah mendatangkan wisatawan ke Kebumen, khususnya dari luar daerah.
Lewat KGTR, pihaknya sekaligus ingin mengenalkan daya tarik wisata pesisir Kebumen yang resmi masuk UNESCO Global Geopark tahun 2025 ini.
Kebumen selama ini dikenal dengan wisatanya yang eksotis, khususnya pantai. Kebumen bahkan menduduki peringkat pertama jumlah kunjungan wisatawan di Jawa Tengah selama libur lebaran tahun ini.
Menariknya, beberapa objek wisata andalan Kebumen akan menjadi lintasan lari dalam kompetisi ini.
Peserta KGTR akan melewati 12 objek wisata, mulai Pantai Karangbolong, Bukit Jerit hingga Gua Petruk dan Gua Wora Wari.
Setiap pelari yang berhasil mencapai garis finish bakal mendapat medali berbentuk Genteng Sokka, produk khas lokal dan ikonik Kabupaten Kebumen. (*)