TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pernahkah kamu merasa wajah terlihat lebih lelah atau tiba-tiba muncul uban setelah melewati minggu yang sangat berat? Ternyata, itu bukan sekadar perasaanmu saja, Beauty. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa stres yang berlebihan memang bisa mempercepat "jam biologis" tubuh kamu, sehingga membuat kamu menua lebih cepat dari yang seharusnya. Saat kamu merasa tertekan, tubuh melepaskan berbagai zat kimia yang jika dibiarkan terus-menerus, akan merusak sel-sel sehat di dalam tubuh kamu.
Rahasia di Balik Rambut yang Cepat Beruban
Salah satu tanda penuaan yang paling mudah terlihat adalah munculnya uban. Beauty, sebuah studi dari Universitas Harvard menemukan bahwa stres memicu saraf "siaga" dalam tubuh kamu untuk melepaskan zat bernama norepinefrin. Zat ini ternyata memaksa sel cadangan pewarna rambut kamu untuk bekerja secara berlebihan sampai habis sebelum waktunya. Sayangnya, begitu cadangan ini habis, rambut yang tumbuh berikutnya akan kehilangan warnanya dan menjadi uban secara permanen.
Kulit Keriput dan Kusam Karena Kortisol
Stres juga menyerang kecantikan kulit kamu melalui hormon yang sering disebut kortisol. Hormon ini bekerja seperti "musuh" bagi kolagen dan elastin, yaitu dua protein penting yang menjaga kulit kamu tetap kencang, kenyal, dan awet muda. Akibatnya, kulit kamu jadi lebih mudah kendur, muncul garis-garis halus, dan kerutan bisa datang lebih dini. Selain itu, stres juga melemahkan lapisan pelindung kulit, sehingga wajah kamu jadi lebih mudah kering, kemerahan, atau sensitif terhadap polusi.
Sel Tubuh yang Menjadi "Lelah"
Di dalam tubuhmu, setiap sel punya pelindung kecil yang menjaga agar sel tetap sehat dan muda. Bayangkan pelindung ini seperti ujung plastik pada tali sepatu, Beauty. Stres yang terus-menerus membuat pelindung ini cepat aus dan memendek. Kalau pelindungnya habis, sel tubuhmu tidak bisa lagi memperbaiki diri, yang akhirnya membuat organ tubuhmu menua lebih cepat.
Kabar Baik: Kamu Bisa Mencegahnya!
Kabar baiknya, efek penuaan akibat stres ini tidak harus terjadi begitu saja pada kamu. Tubuh kamu memiliki kemampuan luar biasa untuk memperbaiki diri jika kamu memberinya kesempatan untuk beristirahat. Hal sederhana seperti meluangkan waktu untuk bernapas dalam-dalam, berolahraga ringan, atau tidur yang cukup sangat efektif untuk menurunkan kadar hormon stres dan memberi waktu bagi sel-sel tubuh kamu untuk melakukan perbaikan.
Mulailah Mencintai Diri Sendiri, Beauty
Selain menjaga pola makan, menjaga kesehatan mental adalah kunci utama agar kamu tetap awet muda. Bercengkerama dengan orang-orang tersayang, tertawa, atau melakukan hobi yang menyenangkan dapat meningkatkan kebahagiaan yang melindungi sel tubuh kamu dari kerusakan. Ingat ya Beauty, mengelola stres bukan hanya soal ketenangan pikiran, tapi juga investasi agar tubuh kamu tetap sehat dan tampak muda lebih lama.(*)