Manchester United menikmati kesuksesan besar pada jendela transfer musim panas lalu, memperkuat lini serang dan penjaga gawang mereka dengan efisiensi yang mengesankan. Namun, INEOS mengalami awal yang lambat pada jendela transfer tahun ini, sesuatu yang tidak terbantu oleh berlangsungnya Piala Dunia FIFA.
Setan Merah tengah berupaya mengatasi kepergian Casemiro, yang meninggalkan kekosongan besar di skuad. Tujuannya adalah untuk mendapatkan pasangan ideal bagi Kobbie Mainoo dan membentuk lini tengah yang mampu menjadi tulang punggung musim yang sukses.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa United telah mengamankan jasa Ederson dari Atalanta. Namun, penguatan lebih lanjut masih dibutuhkan karena INEOS berencana tetap berpegang pada strategi mereka yang telah teruji di Liga Premier. Salah satu pemain yang terus dikaitkan dengan Old Trafford adalah kapten Newcastle United, Bruno Guimaraes.
Guimaraes bergabung dengan The Magpies dari Lyon pada Januari 2022 dan sejak itu menjadi bagian penting dalam skuad utama Newcastle. Dikenal memiliki visi permainan seperti seorang playmaker sekaligus piawai melindungi lini belakang, kemampuan pemain asal Brasil ini menjadikannya pilihan ideal untuk menggantikan Casemiro di Theatre of Dreams.
Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa gelandang veteran tersebut telah memberi saran kepada United untuk merekrut Guimaraes sebagai penggantinya. Musim lalu, pemain berusia 28 tahun itu mencetak sembilan gol dan mencatatkan delapan assist dalam 41 penampilan di semua kompetisi untuk The Magpies, dengan hanya empat di antaranya sebagai pemain pengganti.
Guimaraes menjadi starter di setiap pertandingan untuk Selecao di Piala Dunia sejauh ini dan sudah menorehkan tiga assist. Sebuah laporan terbaru yang dikutip oleh The Peoples Person menyebutkan bahwa United mungkin akan menghadapi persaingan dari Arsenal dalam upaya mendapatkan Guimaraes, namun kini tampaknya klub Inggris lain juga ikut bersaing.
Dalam wawancara di The Redmen TV, Jacobs mengungkapkan bahwa Liverpool telah menanyakan ketersediaan Guimaraes. Ia berkata: “Ada permintaan awal mengenai sang pemain dengan Bruno Guimaraes, dan kita tahu dalam 24-48 jam terakhir, Arsenal adalah pihak yang benar-benar mengajukan tawaran.”
“Liverpool melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Manchester United beberapa bulan lalu, bukannya sekarang, dan hanya berbicara dengan agen pemain, dan itu saja.”
Jacobs menambahkan bahwa klub asal Merseyside itu tampaknya tidak akan melanjutkan upaya mereka untuk mendatangkan pemain asal Brasil tersebut musim panas ini. Ia menyimpulkan: “Saya tidak mengetahui adanya perkembangan lebih lanjut di sana, dan tidak akan mengejutkan jika mereka menginginkan pemain dengan profil yang lebih muda. Selain itu, jangan lupa bahwa Newcastle United tidak ingin menjualnya.”
Surat kabar The i memberikan rincian lebih lanjut mengenai sikap Newcastle terhadap masa depan kapten mereka, menegaskan bahwa sang pemain terbuka untuk memperpanjang kontrak di St James’ Park. Laporan itu menambahkan: “The i diberitahu bahwa pendekatan Newcastle tetap sama, yakni mereka ‘tidak akan mempertimbangkan’ tawaran apa pun untuk gelandang kunci mereka, dan laporan ini muncul di tengah minat sang pemain untuk menandatangani kontrak baru di St James’ Park.”
Namun, laporan tersebut juga menyoroti bahwa perwakilan pemain sedang menguji pasar untuk mengetahui sejauh mana minat terhadapnya. The Magpies diperkirakan akan meminta lebih dari £55 juta, dan mengingat pengalaman musim panas lalu dengan saga transfer Alexander Isak, kemungkinan transfer tetap terbuka.
Meskipun mereka bisa saja tergoda untuk melepas Guimaraes dengan harga tinggi, pentingnya peran sang pemain bagi klub serta hubungannya yang erat dengan para penggemar dapat menjadi penghalang bagi kepindahan tersebut.
Guimaraes memiliki semua kualitas yang dibutuhkan untuk menjadi pasangan sempurna bagi Mainoo di jantung lini tengah asuhan Michael Carrick. Namun, faktor usia pemain asal Brasil itu bisa menjadi pertimbangan negatif bagi INEOS, yang sejauh ini lebih memilih mendatangkan pemain muda yang belum mencapai puncak performanya.