5 Penyebab Rambut Cepat Beruban yang Sering Terjadi dalam Kehidupan Sehari-hari
Andra Kusuma June 28, 2026 05:42 AM

TRIBUNSHOPPING.COM - Rambut beruban umumnya mulai muncul saat memasuki usia 30 tahun ke atas.

Kondisi ini terjadi karena folikel rambut mulai menghasilkan melanin, yaitu pigmen pemberi warna rambut, dalam jumlah yang semakin sedikit.

Meski begitu, tidak sedikit orang yang mengalami uban di usia yang masih tergolong muda.

Baca juga: 5 Kebiasan Sederhana Ini Ternyata Bikin Rambut Tebal dan Anti Rontok

Munculnya uban sebelum waktunya dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti pola hidup yang kurang sehat hingga stres yang berlangsung dalam waktu lama.

5 kebiasaan yang dapat mempercepat munculnya uban pada rambut:

1. Terlalu Sering Menggunakan Alat Styling

Ilustrasi tips merawat rambut agar tidak rontok dengan menghindari alat styling terlalu sering
Ilustrasi tips merawat rambut agar tidak rontok dengan menghindari alat styling terlalu sering (Shopee)

Pemakaian alat styling seperti catokan atau curling iron secara berlebihan dapat memengaruhi kesehatan rambut.

Paparan panas dari alat tersebut berisiko merusak lapisan kutikula sehingga pigmen alami rambut menjadi lebih cepat berkurang.

Untuk meminimalkan dampaknya, gunakan heat protectant sebelum melakukan proses styling.

Salah satu pilihan yang bisa digunakan adalah ETUDE House Hot Style Heating Protector.

Produk ini diperkaya dengan argan oil, coconut oil, dan shea butter yang membantu menjaga kelembapan rambut sekaligus melindunginya dari panas alat styling.

Baca juga: 5 Tips Memulihkan Rambut Rusak Akibat Penggunaan Alat Styling

2. Terlalu Sering Mewarnai Rambut

Ilustrasi wanita yang gemar gonta-ganti warna rambut dengan menggunakan hair color spray.
Ilustrasi wanita yang gemar gonta-ganti warna rambut dengan menggunakan hair color spray. (shutterstock)

Warna alami rambut berasal dari melanin yang diproduksi oleh folikel rambut.

Saat produksi melanin menurun hingga rambut berubah menjadi uban, pewarna rambut hanya akan menutupi warna luarnya tanpa mengembalikan pigmen alami.

Bahkan, kebiasaan mewarnai rambut atau melakukan bleaching berulang kali berpotensi membuat kondisi rambut semakin rapuh dan mempercepat penurunan kualitas pigmen rambut.

Jika rambut sudah diwarnai, sebaiknya gunakan sampo khusus rambut berwarna agar kesehatannya tetap terjaga.

Apabila mulai muncul uban, hindari terlalu sering menutupinya dengan pewarna rambut.

3. Rambut Sering Terpapar Sinar Matahari

Ilustrasi rambut yang diwarnai tetap terlihat sehat.
Ilustrasi rambut yang sering terpapar matahari. (Pinterest)

Paparan sinar ultraviolet (UV) dalam waktu lama dapat membuat rambut kehilangan kelembapan dan mengurangi kekuatan pigmen alami rambut.

Untuk membantu menjaga kesehatan rambut, gunakan tonic khusus yang diformulasikan untuk rambut beruban.

Selain itu, hair mist dengan perlindungan UV juga dapat menjadi pilihan saat beraktivitas di luar ruangan.

Agar rambut tampak lebih sehat dan berkilau, kamu bisa mencoba Green Angelica Paket Maxi Uban yang membantu menjaga pigmen rambut sekaligus mengurangi proses penipisan melanin.

4. Kurang Mengonsumsi Air Putih

Minum air putih saat diet agar tubuh terhidrasi.
Minum air putih saat diet agar tubuh terhidrasi. (kompas.com)

Asupan cairan yang kurang dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi, termasuk memengaruhi kondisi kulit kepala.

Ketika kulit kepala kehilangan kelembapan alami, kesehatan rambut ikut menurun dan proses kerusakan pigmen dapat berlangsung lebih cepat sehingga uban lebih mudah muncul.

Karena itu, pastikan kebutuhan cairan harian tercukupi dengan rutin mengonsumsi air putih agar kesehatan rambut tetap terjaga.

5. Pola Makan Kurang Seimbang

Atur pola makan.
Atur pola makan. (Freepik)

Pola makan yang tidak bergizi juga dapat menjadi salah satu penyebab munculnya uban lebih dini.

Kebiasaan mengonsumsi kafein secara berlebihan serta kurang memenuhi kebutuhan vitamin dapat memengaruhi kesehatan rambut.

Vitamin B5 atau asam pantotenat diketahui berperan dalam membantu pertumbuhan rambut sekaligus menjaga kekuatannya.

Nutrisi ini dapat diperoleh dari berbagai bahan makanan, seperti alpukat, pisang, brokoli, asparagus, dan apel.

Selain memperbanyak konsumsi makanan bergizi, sebaiknya batasi asupan kafein agar kondisi kutikula rambut tetap terjaga. (*)

(Andrakp/Tribunshopping.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.