Ribuan Orang Nikmati Festival Balon Udara di UMP Purwokerto, Datang dari Banyumas Hingga Jakarta
rika irawati June 28, 2026 10:07 AM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Ribuan warga menikmati Festival Balon Udara Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (28/6/2026) pagi.

Tak hanya masyarakat Banyumas, penerbangan balon udara ini juga menyedot perhatian warga luar daerah, bahkan dari Jakarta.

Satu di antaranya Purwati (60), wisatawan asal Jakarta.

Purwati mengaku terkesan dengan penyelenggaraan festival tersebut. 

Menurutnya, selama berlibur di Purwokerto, ia mendapati banyak agenda wisata yang digelar sehingga membuat daerah ini semakin menarik dikunjungi.

"Saya lagi liburan dari Jakarta ke Purwokerto, dari Jumat (26/6/2026) hingga Minggu, event-nya banyak."

"Kemungkinan, kalau saya balik ke Jakarta, saya kabari teman-teman kalau di Purwokerto sangat menarik," katanya.

Baca juga: Balon Udara Wonosobo Bakal Mengudara di Langit Purwokerto

Ia mengatakan, sejak Jumat ada event Banyumas Lenggeran, Sabtunya ada event Jazz Gunung, dan Minggu pagi ada Festival Balon Udara di UMP. 

Kesan serupa disampaikan Inayah, pengunjung yang mengaku sudah tiga kali menyaksikan Festival Balon Udara UMP.

Ia sengaja datang karena lokasi acara dekat kos. 

Festival tersebut menjadi hiburan yang dinantikannya saat akhir pekan.

"Saya senang aja lihatnya karena kan dekat dari kos juga lihat balon udaranya," ujarnya.

Menurut Inayah, setiap tahun, Festival Balon Udara UMP selalu menghadirkan suasana berbeda.

Ia menilai, penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya banyak menampilkan hiburan pendukung selain balon udara.

"Kalau yang lalu itu mungkin dari pertunjukannya ya, selain balon udara kan ada pertunjukan-pertunjukan lain."

"Tahun lalu ada barongsai, ada angklung juga kalau enggak salah."

"Senang sih, cukup menghibur. Apalagi saya anak kos, jadi untuk hiburan saat-saat jenuh di kosan, lumayan," katanya.

Bisa Masuk Agenda Tetap Banyumas

BALON UDARA UMP - Ribuan orang menikmati Festival Balon Udara di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (28/6/2026). Event ini menyedot perhatian ribuan masyarakat, termasuk wisatawan dari luar daerah.
BALON UDARA UMP - Ribuan orang menikmati Festival Balon Udara di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (28/6/2026). Event ini menyedot perhatian ribuan masyarakat, termasuk wisatawan dari luar daerah. (Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati)

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, Festival Balon Udara UMP menjadi satu diantara agenda yang mampu menarik wisatawan datang ke Banyumas.

Ia mengaku, sejak awal memiliki keinginan agar setiap bulan terdapat satu event besar di Banyumas.

Festival Balon Udara UMP pun menjadi event keempat yang digelar dalam rangkaian agenda tersebut.

"Saya kan kepengin, satu bulan satu kali event, jadi sudah menjadi event yang keempat kali ini," katanya.

Menurut Sadewo, berdasarkan hasil berbincang dengan sejumlah pengunjung, wisatawan yang hadir tidak hanya berasal dari Banyumas, tetapi juga dari berbagai daerah di sekitarnya.

"Jelas menarik wisatawan, yang saya tadi tanya, beberapa pengunjung itu bukan hanya dari Banyumas, sekitarnya," ujarnya.

Ia menilai, Festival Balon Udara UMP telah menjadi daya tarik tersendiri bagi Banyumas.

Selain balon udara yang sudah dikenal masyarakat, UMP juga dinilai terus menghadirkan berbagai gagasan kreatif yang mampu mendatangkan wisatawan.

"Harapan saya, bukan hanya balon udara kan sudah terkenal. Dan UMP juga terkenal dengan ide-ide yang kemudian mendatangkan masyarakat," katanya.

Karena itu, Sadewo berharap, Festival Balon Udara UMP dapat terus diselenggarakan setiap tahun dan menjadi agenda tetap Kabupaten Banyumas.

"Saya minta, Festival Balon Udara ini diteruskan setiap tahun dan masuk agenda event tahunan di Banyumas," tegasnya.

Baca juga: Ribuan Gen Z Menari Lengger di Menara Teratai Purwokerto Banyumas, Berharap Lengger Mendunia

Rektor UMP Prof Jebul Suroso mengatakan, penyelenggaraan Festival Balon Udara tahun ini merupakan kali keempat sejak pertama kali digelar.

Ia bersyukur, pelaksanaan festival kembali berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang tinggi.

"Kita bersyukur, hari ini, balon udara UMP mengudara kali keempat, balonnya terbang, tamunya bahagia," katanya. 

Rektor mengatakan, UMP punya dampak sosial yang baik ke masyarakat Banyumas dan wisatawan asing maupun wisatawan dari seluruh daerah bisa datang ke Banyumas melihat wisata. 

Menurutnya, meningkatnya kunjungan wisatawan akan memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

"Kalau orang datang, pasti ekonomi juga akan meningkat. Ini yang kita sebut dengan dampak sosial UMP kepada wilayah di mana dia berada," katanya.

Pada festival tahun ini, sebanyak 31 balon udara dari Wonosobo diterbangkan.

Selain itu, kegiatan juga melibatkan berbagai komunitas dari wilayah Banyumas.

Jebul menyebut, pengunjung yang hadir mencapai ribuan orang.

Mereka datang tidak hanya dari Banyumas, tetapi juga dari Yogyakarta, Jawa Barat, Jakarta, hingga daerah lain.

"Kalau penonton, saya pikir banyak ya, ribuan. Juga dari wilayah sini, dari Jogja, dari Jawa Barat, dari Jakarta."

"Artinya, mereka ke sini tidak mungkin langsung pulang pergi."

"Mereka juga akan menginap di hotel, kemudian mencari wisata lain."

"Termasuk banyak kalangan milenial juga bisa kita cek," katanya.

Rektor berharap, Festival Balon Udara UMP semakin mendapat dukungan pemerintah daerah sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi Banyumas.

Menurutnya, apabila kegiatan tersebut telah masuk dalam agenda resmi Pemerintah Kabupaten Banyumas, promosi akan semakin luas dan didukung kemudahan perizinan serta pembangunan infrastruktur.

"Inilah support kita supaya Banyumas didatangi dan multiplier effect-nya semakin terasa."

"Kalau agenda ini masuk ke agenda resmi Pemerintah Kabupaten Banyumas artinya promosinya sudah kencang. Kemudian, perizinan dan infrastruktur juga akan semakin baik," katanya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.