Bukan Menang, Pengalaman Lari di Kawasan Geopark Kebumen Sudah Bikin Aisy Senang
muh radlis June 28, 2026 11:14 AM

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Meski hari masih gulita, Minggu dini hari (28/6/2026), Pantai Karangbolong, Kebumen sudah disesaki ribuan pelari dalam even Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) 2026.


Ratusan pelari kategori 50 K bahkan sudah bersiap berkompetisi sejak tengah malam. Pukul 02.00 Wib, mereka start lari untuk menaklukkan rute menantang sejauh 50 kilometer. 


Deburan ombak Pantai Karangbolong di sisi lintasan bersorak mengiring keberangkatan mereka. 


Dari hamparan pasir pantai, para peserta langsung dihadapkan terjalnya perbukitan karst Gombong Selatan yang menghadap langsung Samudera Hindia. 


Ini adalah pengalaman pertama bagi Aisy, gadis asal Jakarta. Karena itu, ia tak memasang target lebih mengikuti kompetisi bergengsi ini.


"Saya biasa lari, tapi gak trail. Bulan ini coba buat trail run, " katanya,  Minggu 28 Juni 2026


Alih-alih berambisi memenangkan lomba, ia sudah merasa puas bisa menjajal pengalaman baru yang tak dijumpai di tempat lain. 

Baca juga: Kronologi Lengkap Kecelakaan Maut di Jepara yang Tewaskan Azaz dan Adimas


Rute lari yang menantang ditambah pemandangan pesisir yang menawan jadi alasan lain dia mengikuti even ini. 


Kawasan pantai Kebumen yang merupakan destinasi wisata, bisa dinikmati bebas oleh pelari sepertinya. 


Beratnya medan terbayar oleh panorama alam yang memanjakan. Sehingga setiap langkah perjalanannya terasa menyenangkan. 


"Niatnya cari pengalaman baru dan mau eksplore Kebumen, " katanya

Sebanyak 1.500 pelari dari berbagai daerah menaklukan lintasan lari di pesisir Samudera Hindia besok, Minggu pagi, 28 Juni 2026.


Kompetisi bergengsi ini terbagi dalam empat kategori jarak, yakni 50 km, 30 km, 17 km, serta 7 km. 


Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen Frans Haidar mengatakan, even ini menawarkan pengalaman beda bagi peserta. 


Mereka bukan hanya merasakan manfaat olahraga, namun juga menikmati keindahan alam Kebumen yang tak dijumpai di tempat lain. 

Lewat KGTR, pihaknya sekaligus ingin mengenalkan daya tarik wisata pesisir Kebumen yang resmi masuk UNESCO Global Geopark tahun 2025 ini. 


Kebumen selama ini dikenal dengan wisatanya yang eksotis, khususnya pantai.

Kebumen bahkan menduduki peringkat pertama jumlah kunjungan wisatawan di Jawa Tengah selama libur lebaran tahun ini. 


Menariknya, beberapa objek wisata andalan Kebumen akan menjadi lintasan lari dalam kompetisi ini. 


Peserta KGTR akan melewati 12 objek wisata, mulai Pantai Karangbolong, Bukit Jerit hingga Gua Petruk dan Gua Wora Wari.


Setiap pelari yang berhasil mencapai garis finish bakal mendapat medali berbentuk Genteng Sokka, produk khas lokal dan ikonik Kabupaten Kebumen. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.